kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.784.000   -30.000   -1,07%
  • USD/IDR 17.344   78,00   0,45%
  • IDX 7.101   28,83   0,41%
  • KOMPAS100 958   2,89   0,30%
  • LQ45 684   1,82   0,27%
  • ISSI 255   0,38   0,15%
  • IDX30 380   1,10   0,29%
  • IDXHIDIV20 465   2,14   0,46%
  • IDX80 107   0,37   0,34%
  • IDXV30 136   1,19   0,88%
  • IDXQ30 121   0,39   0,32%

ANTAM Kantongi Laba Bersih Rp 3,66 Triliun pada Kuartal I-2026 Tumbuh 58% YoY


Rabu, 29 April 2026 / 17:29 WIB
ANTAM Kantongi Laba Bersih Rp 3,66 Triliun pada Kuartal I-2026 Tumbuh 58% YoY
ILUSTRASI. Di tengah gejolak global, ANTM sukses bukukan laba bersih Rp 3,66 triliun, melonjak 58%. (Dok/ANTM)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) alias ANTAM mencatatkan kinerja positif di tiga bulan pertama alias kuartal I 2026. Hal tersebut terlihat dari laba bersih emiten pertambangan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID ini.

Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto menyampaikan, dengan kesiapan operasional dan ketangguhan strategi bisnis, Perusahaan kembali mencatatkan peningkatan kinerja keuangan pada kuartal I 2026. Padahal, kondisi pasar global saat ini masih dibayangi berbagai sentimen negatif.

"Capaian tersebut diraih di tengah tantangan global yang masih berlangsung, antara lain fluktuasi harga komoditas, meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi global," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).

Untung menjelaskan, melonjaknya kinerja ANTM dipicu oleh eksekusi operasional yang solid, mulai dari segmen nikel hingga penguatan pasokan emas. Selain itu, mulai beroperasinya pabrik smelter grade alumina (SGA) turut memperkuat pertumbuhan segmen bauksit dan alumina perusahaan.

Baca Juga: Antam Dukung Hilirisasi Timah, Meski Belum Memiliki Operasional di Sektor Tersebut

Hasilnya, ANTAM mencatatkan laba periode berjalan sebesar Rp 3,66 triliun di kuartal I 2026, meningkat 58% year on year (yoy) jika dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yakni Rp 2,32 triliun.

Sejalan dengan itu, EBITDA perusahaan juga naik 55% menjadi Rp 5,05 triliun dibandingkan kuartal I 2025 yang sebesar Rp 3,26 triliun.

"Capaian kinerja keuangan yang positif tersebut turut didukung oleh konsistensi Perusahaan dalam menerapkan strategi pemasaran yang adaptif dan inovatif, serta pengendalian biaya yang efektif dan disiplin di seluruh lini operasional," kata Untung.

 

Di sisi lain, hingga akhir Maret 2026, laba usaha ANTM tercatat mencapai Rp 4,5 triliun atau tumbuh 67% secara tahunan. Lonjakan laba ini mengerek laba bersih per saham dasar menjadi Rp 141,77, atau meningkat 60% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 88,69 per saham dasar.

Lebih lanjut, Untung menambahkan, dari sisi neraca, total aset ANTAM tercatat sebesar Rp 63,30 triliun atau naik 31% yoy dibandingkan kuartal I 2025.

Sementara itu, posisi kas dan setara kas perusahaan berada di level Rp 9,04 triliun, yang mencerminkan fleksibilitas keuangan perusahaan dalam mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha ke depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×