kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.550   50,00   0,29%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Apa dampak penghentian kurikulum ke industri?


Kamis, 11 Desember 2014 / 07:10 WIB
ILUSTRASI. Harga Promo Indomaret Hanya 3 Hari di Surabaya, Malang, dan Kediri (25 Juni 2023)! KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Keputusan pemerintah menarik kurikulum 2013 tak hanya berdampak pada proses belajar siswa saja. Keputusan ini berdampak ke pelaku bisnis, khususnya pelaku usaha percetakan yang memproduksi buku pelajaran kurikulum 2013.

Perusahaan percetakan buku mengaku bisa rugi jika pembayaran buku kurikulum 2013 juga dihentikan. Lebih jelas dari berita ini bisa dibaca di halaman 15 Harian KONTAN hari ini, Kamis (11/12).

Selain kabar dari industri percetakan, kabar kedua datang dari rencana penambahan produksi tepung terigu oleh Bogasari Flour Mills. Divisi bisnis dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) ini ingin menambah produksi.  

Kabar ketiga yang disajikan di halaman manufaktur hari ini adalah, rencana  PT Lautan Luas Tbk memperluas pabrik krimernya di Surabaya, Jawa Timur. Untuk rencana ini, perusahaan mengalokasikan investasi US$ 40 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×