kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45678,30   -12,83   -1.86%
  • EMAS911.000 -1,41%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Apartemen di Jakarta diproyeksikan mengalami pasokan yang sangat besar tahun ini


Rabu, 22 Januari 2020 / 20:25 WIB
Apartemen di Jakarta diproyeksikan mengalami pasokan yang sangat besar tahun ini
ILUSTRASI. Apartemen di Jakarta diproyeksikan mengalami pasokan yang sangat besar. KONTAN/Baihaki

Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Yoyok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Properti apartemen di Jakarta diproyeksikan tahun ini akan mengalami pasokan yang sangat besar. Adapun tahun ini, pasokan apartemen dinilai mencapai 26.600 unit.

Head of Research Savills Indonesia, Anton Sitorus memaparkan mulai periode ini hingga 2023 diproyeksikan akan ada tambahan 49.200 unit pasokan baru apartemen di Jakarta. "Dari periode itu, puncaknya di 2020 yang mencapai 26.600 unit," paparnya di Jakarta, Rabu (21/1).

Baca Juga: Properti pusat perbelanjaan catat penurunan kekosongan ruang di 2019

Adapun pada periode tersebut pasokan paling besar akan terjadi di Jakarta Selatan 31% dan Jakarta Barat 25%. Sedangkan, dari kelasnya pasokan kategori middle - end yang akan mendominasi di pasar mencapai 37%.

Walaupun begitu, dari sisi penjualan Anton memproyeksikan berangsur-angsur juga akan mengalami peningkatan secara moderat hingga pada 2023 mendatang penjualan mencapai 7.500 unit. "Dengan rata-rata penjualan mencapai 5.200 unit," tuturnya.

Baca Juga: Obligasi senior Bumi Serpong (BSDE) US$ 300 juta dapat peringkat Ba3 dari Moody's

Sedangkan, sepanjang tahun lalu penjualan apartemen sebanyak 2.100 unit. Kategori upper-middle yang mendominasi penjualan mencapai 62%. Adapun sepanjang tahun lalu, harga sektor ini disebutnya naik tipis. Secara rata-rata harga apartemen berada di level Rp 26,6 juta per m².

Untuk kelas lower middle di level Rp 17,6 juta per m². Kemudian kategori middle - end di level Rp 24,3 juta per m². Selanjutnya, kategori upper dan high-end masing-masing di level Rp 43,7 juta per m² dan Rp 58,6 juta per m².




TERBARU

Close [X]
×