kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.099   75,00   0,44%
  • IDX 6.967   -22,63   -0,32%
  • KOMPAS100 957   -7,96   -0,82%
  • LQ45 701   -6,38   -0,90%
  • ISSI 249   -0,30   -0,12%
  • IDX30 382   -5,94   -1,53%
  • IDXHIDIV20 472   -9,43   -1,96%
  • IDX80 108   -0,86   -0,79%
  • IDXV30 131   -2,02   -1,52%
  • IDXQ30 124   -2,26   -1,79%

APKI Dorong Konsolidasi Industri untuk Perkuat Daya Saing Sektor Pulp dan Kertas


Selasa, 07 April 2026 / 12:13 WIB
APKI Dorong Konsolidasi Industri untuk Perkuat Daya Saing Sektor Pulp dan Kertas
ILUSTRASI. Ketua Umum APKI, Suhendra Wiriadinata (Dok. APKI/APKI)


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menegaskan pentingnya konsolidasi strategis lintas pemangku kepentingan untuk memperkuat daya saing industri pulp dan kertas nasional di tengah tekanan global dan dinamika kebijakan perdagangan internasional.

Ketua Umum APKI, Suhendra Wiriadinata, menyampaikan bahwa industri pulp dan kertas saat ini berada pada fase krusial yang menuntut respons kolektif dan terkoordinasi. Ketidakpastian geopolitik, tekanan rantai pasok global, serta perubahan kebijakan perdagangan internasional menuntut industri untuk semakin adaptif sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

“Industri tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan konsolidasi yang kuat antar pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan agar kita mampu merespons dinamika global secara adaptif sekaligus menjaga daya saing nasional,” kata Suhendra dalam keterangannya, Selasa (7/4).

Di tingkat domestik, APKI menekankan pentingnya penguatan fundamental industri melalui peningkatan investasi, efisiensi produksi, serta penguatan kebijakan tata niaga yang berpihak pada industri dalam negeri. Pengembangan sumber daya manusia yang kompetitif secara global juga menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan industri dalam jangka panjang.

Baca Juga: Ini Langkah Petrokimia Perkuat Pengamanan Pasokan Sulfur

Transformasi menuju industri hijau dan penerapan ekonomi sirkular dipandang sebagai peluang strategis yang tidak hanya menjawab tuntutan global, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global berbasis keberlanjutan.

Sementara itu, Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika, menegaskan bahwa industri pulp dan kertas merupakan sektor hilir strategis dengan nilai tambah tinggi dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional.

“Pada tahun 2025, industri kertas, barang dari kertas, dan percetakan berkontribusi sebesar 3,73% terhadap PDB industri pengolahan nonmigas. Nilai ekspor pulp mencapai US$ 3,6 miliar dan kertas US$ 4,57 miliar. Industri ini juga menyerap lebih dari 280 ribu tenaga kerja langsung serta sekitar 1,2 juta tenaga kerja tidak langsung,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa prospek industri tetap solid, didorong oleh peningkatan kebutuhan kemasan, terutama dari sektor makanan dan minuman serta e-commerce, serta tren global substitusi plastik ke material berbasis kertas yang lebih ramah lingkungan.

Namun demikian, sejumlah tantangan struktural masih perlu menjadi perhatian bersama, antara lain keterbatasan ketersediaan bahan baku domestik, dinamika kebijakan perdagangan global, serta penyesuaian terhadap berbagai regulasi seperti kewajiban sertifikasi halal dan hambatan non-tarif.

Baca Juga: Asaki Minta DMO Gas Bumi, Kebutuhan Industri Manufaktur Dalam Negeri Jadi Prioriras

Menjawab tantangan tersebut, pemerintah bersama pelaku industri terus mendorong penguatan ekosistem industri melalui konsolidasi kebijakan lintas sektor, perbaikan rantai pasok domestik, inovasi bahan baku alternatif, serta pemberian insentif fiskal dan non-fiskal guna menjaga momentum pertumbuhan industri.

APKI menegaskan bahwa penguatan kolaborasi antara industri, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan fondasi utama untuk memastikan ketahanan industri sekaligus mengakselerasi transformasi menuju industri pulp dan kertas yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×