kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.616   63,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

ASGR cari celah bisnis di semester II


Kamis, 04 Agustus 2016 / 14:56 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT. Astra Graphia Tbk menilai kondisi perekonomian Indonesia yang masih stagnan menyebabkan para pelaku bisnis melakukan penghematan dalam berinvestasi. Sektor bisnis penjualan dan purna jual produk Fuji Xerox menjadi satu yang terkena dampak kondisi ekonomi domestik di paruh pertama 2016. 

Oleh sebab itu, bisnis Astra Graphia bertumpu di bisnis rental mesin fotokopi. "Itu salah satu solusi yang kita tawarkan," kata Harry Halim, Presiden Direktur PT. Astra Graphia, Tbk, di Jakarta, Rabu (3/8).

Sepanjang paruh pertama 2016, Astragraphia telah mengeluarkan dana sekitar Rp 160 miliar. Sekitar 75% untuk keperluan investasi mesin sewa dan sisanya untuk keperluan internal. 

Untuk menangkap peluang bisnis yang cenderung menuju era paperless seperti sekarang, Astra Graphia telah menyiapkan cara baru untuk memanfaatkan kondisi tersebut. "Justru ini peluang yang bisa dimanfaatkan, kami juga bermain di lini ini," imbuhnya.

Perusahaan bisa menjalankan bisnis dokumentasi arsip-arsip dengan format digital. Untuk menggerakkan rencana tersebut, Harry akan menguatkan jaringan cabang yang tersedia. Saat ini, perusahaan berkode emiten ASGR itu memiliki 32 kantor cabang, 92 titik layanan yang tersebar di 514 kota dan kabupaten di Indonesia. Perusahaan juga baru saja membuka satu kantor cabang baru di Karawang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×