kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Aspen Medical Targetkan, Rumah Sakit di Depok Beroperasi pada Kuartal II 2027


Kamis, 06 Agustus 2026 / 14:52 WIB
Aspen Medical Targetkan, Rumah Sakit di Depok Beroperasi pada Kuartal II 2027
ILUSTRASI. Logo Aspen Medical (DOK/Aspen Medical )


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses layanan medis yang berkualitas, pengembangan fasilitas layanan kesehatan terus berlangsung. Salah satunya melalui pembangunan rumah sakit baru yang mengusung standar internasional.

Salah satunya, Aspen Medical yang memperkenalkan Aspen Medical Hospital Depok. Rumah sakit yang berlokasi di kawasan Shila Sawangan, Depok itu ditargetkan rampung kuartal II 2027.

Founder dan Executive Chair Aspen Medical, Glenn Keys mengatakan, pembangunan rumah sakit ini upaya memperluas akses layanan kesehatan di Indonesia. Sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.

Aspen Medical Hospital Depok rencananya berkapasitas 200 tempat tidur yang terdiri atas ruang rawat inap, ruang isolasi, ICU, NICU dan PICU. Rumah sakit ini juga akan menghadirkan empat layanan unggulan, yakni cardiovascular center, surgery center, gastro hepatology center dan neuro restoration center.

Baca Juga: Perubahan Perilaku Konsumen Jadi Sorotan APMF 2026, Kolaborasi Dinilai Kian Penting

Presiden Direktur PT Aspen Medical Group Indonesia, Andrew Rochford mengatakan, rumah sakit tersebut menghadirkan layanan kesehatan berstandar internasional yang tetap selaras dengan regulasi nasional dan kebutuhan masyarakat.

"Kami berupaya berkontribusi dalam penguatan sistem kesehatan Indonesia melalui kolaborasi Indonesia-Australia di sektor kesehatan," katanya, Selasa (4/8).

Glenn menilai, Indonesia berpeluang untuk memperkuat sistem layanan kesehatan melalui sinergi antara pemerintah, kolaborasi internasional dan investasi jangka panjang dalam pengembangan kapasitas tenaga kesehatan.

"Kami ingin menjadi bagian dari upaya tersebut melalui pembangunan rumah sakit di Depok dan pengembangan layanan kesehatan berstandar internasional," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×