kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.940   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.351   0,20   0,00%
  • KOMPAS100 836   0,96   0,12%
  • LQ45 634   -0,07   -0,01%
  • ISSI 219   -0,38   -0,17%
  • IDX30 356   0,15   0,04%
  • IDXHIDIV20 435   0,43   0,10%
  • IDX80 95   0,09   0,10%
  • IDXV30 120   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 113   0,08   0,07%

Perubahan Perilaku Konsumen Jadi Sorotan APMF 2026, Kolaborasi Dinilai Kian Penting


Kamis, 06 Agustus 2026 / 11:42 WIB
Perubahan Perilaku Konsumen Jadi Sorotan APMF 2026, Kolaborasi Dinilai Kian Penting
ILUSTRASI. Asia Pacific Media Forum (APMF) 2026 (Dok/APMF)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asia Pacific Media Forum (APMF) 2026 menyoroti pentingnya pergeseran strategi industri dari sekadar menjalankan kampanye pemasaran menuju pembangunan kolaborasi bisnis yang berkelanjutan.

Forum yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Bali, pada 5–7 Agustus 2026 ini menilai perubahan perilaku konsumen, pesatnya perkembangan teknologi, maraknya konten kreator, serta fragmentasi media digital telah membuat siklus kampanye pemasaran semakin singkat.

Baca Juga: Masuk 5 Besar Best Workplaces 2026, Schneider Electric Fokus Kembangkan Talenta

Kondisi tersebut mendorong pelaku industri untuk membangun model kolaborasi dan pengambilan keputusan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang.

Chairman APMF Andi Sadha mengatakan, tantangan utama industri saat ini bukan lagi kekurangan ide, melainkan membangun fondasi yang mampu menghasilkan dampak berkelanjutan.

"Sebagian besar dari kita pernah menjalankan kampanye yang berhasil menarik perhatian pasar. Impression datang, percakapan meningkat, tetapi beberapa waktu kemudian semuanya menghilang. Campaigns fade. Blueprint the Beyond adalah penolakan terhadap anggapan bahwa di situlah pekerjaan kita selesai," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/8/2026).

Mengusung tema Blueprint the Beyond, APMF 2026 yang telah diselenggarakan sejak 2005 mempertemukan para pemimpin industri dari sektor merek, media, teknologi, agensi, platform digital, hingga ekonomi kreatif untuk membahas arah perkembangan pemasaran dan consumer engagement di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Relaksasi RKAB Perusahaan Pembayar Royalti Tinggi Diprioritaskan, Begini Respons PTBA

Menurut Andi, forum ini dirancang tidak hanya sebagai ruang berbagi gagasan, tetapi juga sebagai wadah membangun kemitraan bisnis yang dapat berlanjut setelah acara selesai.

"Kami tidak hanya mengajak peserta mengagumi ide-ide baru, tetapi membangun sesuatu yang tetap hidup setelah konferensi ini berakhir," katanya.

Ia menambahkan, di tengah dinamika ekonomi dan perubahan lanskap industri, organisasi dituntut memilih antara mempertahankan pendekatan lama atau beradaptasi melalui kolaborasi yang lebih terbuka.

"Kami percaya masa depan industri tidak dibangun oleh satu organisasi saja. Semakin terbuka kita berbagi, semakin besar peluang kolaborasi itu terwujud," imbuhnya.

Selama tiga hari penyelenggaraan, APMF 2026 menghadirkan empat agenda utama, yakni Applied Intelligence Lab, Conference Stage, Innovation & Experience Showcase, serta Leadership Gatherings.

Baca Juga: WIKA Kebut Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A, Progres Sudah 85,20%

Seluruh rangkaian tersebut dirancang untuk mempertemukan para pelaku industri dengan berbagai perspektif, teknologi, dan peluang kolaborasi baru guna mendorong inovasi di sektor pemasaran dan media.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×