kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

ASSA Tebar Dividen Rp184,6 Miliar, Genjot Bisnis Logistik Berbasis Teknologi


Rabu, 17 Juni 2026 / 18:40 WIB
ASSA Tebar Dividen Rp184,6 Miliar, Genjot Bisnis Logistik Berbasis Teknologi
ILUSTRASI. Dividen final ASSA sebesar Rp30 per saham disetujui, total Rp50 per saham! Ini rincian pembagian dari laba Rp417,7 miliar. (Dok/Adi Sarana Armada)


Reporter: Vina Elvira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menyetujui pembagian dividen final dari laba Tahun Buku 2025 sebesar Rp110,7 miliar atau Rp30 per saham. Keputusan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini, Rabu (17/6/2026).

Manajemen menjelaskan bahwa pada kuartal ketiga 2025 Perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp73,8 miliar atau Rp20 per saham. Sehingga total dividen secara keseluruhan yang dibagikan ASSA adalah Rp184,6 miliar atau Rp50 per saham.

“Pembagian dividen yang merupakan 44% dari laba bersih tahun 2025 yang sebesar Rp417,7 miliar ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Juni 2026 di Jakarta,” ungkap Direktur Utama ASSA, Prodjo Sunarjanto, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Adi Sarana Armada (ASSA) Waspadai Efek Kenaikan Harga BBM dan BI Rate ke Bisnis 2026

ASSA sendiri berhasil mempertahankan momentum pertumbuhannya. Pendapatan perusahaan tercatat meningkat 11% secara tahunan menjadi Rp1,5 triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh segmen logistik yang tumbuh 21% secara tahunan (YoY) dan kini berkontribusi sekitar 45% terhadap total pendapatan.

Memasuki tahun 2026, ASSA akan terus memperkuat lini bisnis logistiknya, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi terkini untuk semakin memperkokoh pertumbuhan ke depan.

Berbagai macam teknologi sudah dipakai ASSA, mulai dari robotic sorting, di mana Anteraja menjadi yang pertama menggunakannya di Indonesia, hingga Warehouse Management System yang sudah dipakai dalam layanan Titipaja.

Adapun Titipaja adalah layanan pergudangan (fulfillment) dan enabler e-commerce dari ASSA yang dirancang untuk mendukung operasional bisnis secara menyeluruh (end-to-end).

“Di ASSA Logistik, teknologi bukan suatu tambahan, tetapi merupakan urat nadi pertumbuhan bisnis dan layanan-layanan bagi para pengguna untuk memberikan solusi bagi masalah logistik mereka secara end-to-end, mulai dari first mile hingga last mile,” katanya.

ASSA sendiri telah mengintegrasikan seluruh layanan logistiknya menjadi satu kesatuan mulai dari first mile hingga last mile. Dilengkapi dengan layanan logistik rantai dingin, logistik halal, hingga logistik hijau (green logistics), ASSA terus berusaha memberikan layanan end-to-end logistics yang paripurna bagi setiap kebutuhan pelanggan.

 

Sementara itu, penggunaan Transportation Management System (TMS) pada seluruh layanan merupakan bagian dari strategi ASSA dalam meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan yang terintegrasi.

“Integrasi sistem berbasis teknologi mendukung visibilitas end-to-end pada rantai pasok, dan TMS menjadi bagian penting dari transformasi digital ASSA sehingga proses distribusi dapat berjalan lebih produktif, terintegrasi, dan optimal,” kata Prodjo.

Adapun dari sisi lini bisnis rental korporasi dan ekosistem kendaraan bekas melalui ASLC (merek JBA, Caroline.id, dan Motogadai), ASSA akan memperkuat sinergi ekosistem bisnis untuk mencapai profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×