Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Honda Motor (AHM) tidak memasang target penjualan khusus selama mengikuti Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026. Pabrikan sepeda motor tersebut lebih menitikberatkan partisipasinya sebagai upaya mendekatkan diri kepada konsumen melalui berbagai produk dan program promosi.
General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan, Jakarta Fair merupakan agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Karena itu, AHM ingin menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Kota Jakarta.
"PRJ merupakan event tahunan yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat ibu kota dan sekitarnya. Kami hadir tentu berharap bisa menjadi bagian dari mereka yang merayakan kebahagiaan di hari lahirnya Jakarta," ujar Muhibbuddin kepada Kontan, Jumat (26/6/2026).
Baca Juga: PRJ 2026 Jadi Arena Persaingan Produsen Motor Merebut Konsumen
Menurut dia, AHM tidak menetapkan target penjualan tertentu selama pameran berlangsung. Perusahaan justru ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk terbaru sekaligus menawarkan berbagai promo khusus kepada pengunjung.
"Kami tidak mematok target tertentu, tetapi berharap bisa semakin dekat dengan konsumen dengan memberikan informasi produk terbaru kami dan juga promo-promo khusus yang ada di PRJ," katanya.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, AHM turut menghadirkan penyegaran pada New Honda BeAT melalui pilihan warna dan desain striping terbaru. Pembaruan dilakukan pada seluruh varian, mulai dari tipe CBS, ISS, Deluxe Smart Key hingga BeAT Street.
Baca Juga: Kendaraan Listrik Jadi Motor Baru Penggerak Industri Otomotif
Marketing Director AHM Octavianus Dwi mengatakan penyegaran tersebut dilakukan agar Honda BeAT tetap sesuai dengan perkembangan tren dan karakter penggunanya.
New Honda BeAT tipe CBS dipasarkan dengan harga Rp 19,155 juta, tipe ISS Rp 20,026 juta, tipe Deluxe Smart Key Rp 20,556 juta, sedangkan New Honda BeAT Street dibanderol Rp 20,026 juta on the road (OTR) Jakarta.
Baca Juga: Penundaan Insentif Motor Listrik 2026 Berpotensi Tekan Penjualan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














