Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) memperoleh tambahan fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan transaksi valuta asing perseroan beserta dua entitas anak usahanya.
Dikutip dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ERAL mengungkapkan telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit dengan BRI pada 23 Juni 2026. Fasilitas tersebut diperoleh oleh ERAL bersama PT Era Inovasi Otomotif (EIVO) dan PT Era Dealer Otomotif (EDOO).
Manajemen ERAL menjelaskan, fasilitas kredit tersebut terdiri dari beberapa skema dengan total plafon mencapai ratusan miliar rupiah serta fasilitas dalam mata uang yuan China.
Baca Juga: Bintraco Dharma (CARS) Targetkan Pendapatan Rp 4,6 Triliun pada 2026
Untuk fasilitas Bank Garansi, BRI menyediakan plafon hingga Rp 500 miliar dengan tenor 12 bulan bagi EIVO dan EDOO. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung kebutuhan modal kerja sekaligus transaksi berbasis valuta asing.
Selain itu, BRI juga memberikan fasilitas Standby Letter of Credit (SBLC) senilai CNY 6 juta dengan jangka waktu 12 bulan kepada EIVO dan EDOO.
ERAL dan entitas anaknya juga memperoleh fasilitas Supply Chain Financing Account Payable (SCF A/P) senilai Rp 125 miliar dengan tenor 12 bulan.
Di samping itu, perseroan mendapatkan fasilitas Term Loan sebesar Rp 30 miliar dengan jangka waktu 36 bulan yang dapat dimanfaatkan oleh ERAL, EIVO, dan EDOO.
Tak hanya itu, BRI turut menyediakan fasilitas Forex Line senilai CNY 10 juta untuk mendukung kebutuhan transaksi valuta asing grup usaha tersebut. Jangka waktu fasilitas ini akan mengikuti tenor transaksi yang mendasarinya.
Baca Juga: Kinerja Kuartal I Stagnan, CARS Incar Peluang Pertumbuhan dari Mobil Hybrid
Manajemen ERAL menyatakan fasilitas kredit tersebut akan memperkuat kebutuhan pendanaan operasional dan mendukung optimalisasi transaksi berbasis valuta asing.
"Fasilitas kredit tersebut dialokasikan untuk membiayai modal kerja EIVO dan EDOO, serta mendukung pemenuhan transaksi berbasis valuta asing," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (25/6/2026).
Perseroan menegaskan, tidak terdapat hubungan afiliasi antara ERAL, EIVO, maupun EDOO dengan BRI dalam transaksi tersebut.
ERAL juga menyebut, penandatanganan fasilitas kredit ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kelangsungan usaha perseroan dan entitas anak.
Namun, fasilitas tersebut akan menambah kewajiban keuangan grup sejalan dengan kebutuhan ekspansi dan operasional perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














