Reporter: Zendy Pradana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. ASUS Indonesia menyatakan akan menaikkan harga semua kategori segmen laptop ASUS. Kenaikan harga itu bakal diberlakukan pada Kuartal I tahun 2026, tepatnya sebelum bulan April 2026.
Head of PR and Digital Marketing ASUS Indonesia, Brama Setyadi menjelaskan bahwa kenaikkan harga seluruh kategori laptop ASUS, dikarenakan dampak dari krisis global pasokan chip memori.
"Penyesuaian harga akan berlaku secara merata di seluruh kategori segmen laptop ASUS, sehingga dampaknya akan dirasakan secara menyeluruh tanpa membedakan kelas produk. Penyesuaian ini akan mulai diberlakukan pada kuartal pertama tahun 2026, sebelum bulan April," ujar Brama Setyadi dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).
Baca Juga: Krisis Chip Memori Tekan Industri Laptop, ASUS Pertimbangkan Penyesuaian Harga
Brama menjelaskan bahwa dengan adanya isu kenaikan harga chip global menjadi salah satu dampak kenaikan harga laptop ASUS. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan serta kualitas produk yang dihadirkan untuk para konsumen.
"Sehubungan dengan dinamika rantai pasok komponen global, ASUS akan melakukan penyesuaian harga pada produk laptop yang dipasarkan di Indonesia," jelas Brama.
Baca Juga: Persaingan Pasar Laptop Makin Ketat, ASUS Perkuat Layanan Purna Jual
Meski begitu, Brama memastikan belum ada keputusan secara pasti untuk harga penjualan laptop second.
"Untuk perangkat bekas atau second hand, ASUS tidak lagi memiliki kendali atas harga jualnya. Oleh karena itu, harga perangkat bekas sepenuhnya mengikuti mekanisme pasar dan ditentukan oleh penjual maupun kondisi produk tersebut," tandasnya.
Baca Juga: ASUS Optimis Capai Penjualan 1 Juta Laptop Tahun Ini,Realisasi 70% hingga Kuartal III
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












