kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Asyik, cicilan rumah bakal lebih murah dari sewa kos


Kamis, 03 Maret 2011 / 14:09 WIB
ILUSTRASI. pertambangan batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG). Foto Dok ITMG


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Ini kabar gembira bagi masyarakat yang sudah lama merindukan punya rumah sendiri. Lihat saja, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berkomitmen membangun 100.000 unit rumah murah dengan harga sebesar Rp 20 juta-Rp 26 juta pada tahun ini. Itu bisa dikredit dengan angsuran Rp 200.000-Rp 250.000 per bulan atau 20% dari penghsilan per bulan.

Program itu memang ditujukan untuk masyarakat berpengasilan rendah. Hanya masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 1,5 juta per bulan yang bisa mengikuti program ini. "Harga rumah ini ditentukan oleh lokasi atau tempatnya," ujar Deputi Bidang Pembiayaan Kemenpera, Sri Hartoyo, saat dihubungi KONTAN, Kamis (3/3).

Sri menuturkan, masyarakat yang akan mendapat rumah murah ini diberi kemudahan dalam peminjaman uang di bank. Bunga peminjaman di bank rata-rata sebesar 6%. Bunga ini lebih rendah dari rata-rata pinjaman Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) normal sebesar 8%-10%.

Selain itu, dengan uang Rp 200.000 masyarakat sudah langsung bisa membeli rumah murah ini, tanpa perlu ada uang muka. Masyarakat bisa langsung membeli rumah tersebut kepada para pengembang atau kontraktor rumah yang mengikuti program ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×