kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

ATI minta pemerintah bahas sistem transaksi MLFF dengan BUJT


Jumat, 29 Januari 2021 / 07:32 WIB
ILUSTRASI. Sistem transaksi tol non-tunai nir-sentuh berbasis Multi Lane Free Flow ( MLFF)


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menetapkan Roatex Ltd Zrt, sebagai pemenang tender Badan Usaha Pelaksana (BUP) Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk sistem transaksi tol non-tunai nir-sentuh berbasis Multi Lane Free Flow ( MLFF).

Dengan demikian, menurut Sekretaris Jenderal ATI Krist Ade Sudiyono, penanggung jawab proyek kerjasama (PJPK) dari KPBU ini adalah Kementerian PUPR.

Oleh karena itu, segala hal yang menyangkut detail proses, model bisnis, kriteria maupun rencana pelaksanaan, dan mitra pengadaan teknologinya menjadi domain Kementerian PUPR.

"Sementara Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) tidak terlibat dalam proses pengadaan tersebut. Padahal posisi dan peran ATI yang beranggotakan badan usaha jalan tol ( BUJT) sangat krusial," kata Krist menjawab Kompas.com, Kamis (28/1).

Baca Juga: Roatex menang tender transaksi jalan tol nirsentuh, kapan konstruksi dimulai?

Dia menambahkan, dalam perspektif layanan transaksi tol, cetak biru atau blueprint pengembangan operasional jalan tol memang mengarah pada modernisasi transaksi tol dengan dukungan teknologi. Saat ini, semua riset yang dilakukan BUJT mengacu pada penerapan teknologi nir-sentuh (free flow system).

Dengan harapan penerapan teknologi ini dapat memberikan nilai tambah untuk industri jalan tol antara lain efisiensi operasional, keamanan data, dan kenyamanan untuk para pengguna jalan tol.

"Siapa pun yang memiliki keunggulan teknologi nir-sentuh untuk memodernisasi layanan transaksi tol, harusnya bisa menjadi alternatif mitra bisnis bagi para BUJT sebagai pemegang konsesi ruas-ruas jalan tol tersebut," tutur Krist.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×