kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Australia enggan investasi peternakan


Senin, 26 Agustus 2013 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Tidak semua area di rumah cocok didekorasi dengan tanaman hias.


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Fitri Arifenie

JAKARTA. Pertemuan soal investasi pertanian antara pejabat Indonesia dan Australia pada tanggal 22-23 Agustus 2013 tak berjalan sesuai harapan. Syukur Iwantoro, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementrrian Pertanian mengatakan pada umumnya pihak swasta Australia enggan berinvestasi peternakan di Indonesia.

Mereka lebih suka mengekspor daging atau sapi saja ke Indonesia. "Alasannya karena ketidakjelasan status lahan dan buruknya infrastruktur di dalam negeri, lalu mereka juga menanyakan insentif dan jaminan," kata Syukur.

Walaupun demikian ada satu perusahaan asal Australia yang tengah berbicara dengan PT Pupuk Indonesia untuk membentuk joint venture dalam rangka pengembangan agribisnis peternakan sapi mulai dari hulu sampai hilir di Australia dan Indonesia. "Konsep kerja samanya sedang dimatangkan kedua belah pihak," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×