kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

AUTO targetkan penjualan after market naik 50%


Rabu, 16 Desember 2015 / 19:09 WIB


Reporter: Mimi Silvia | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Seiring dengan tidak bertumbuhnya penjualan mobil, industri komponen otomotif pun mengatur strategi tahun depan. Diperkirakan tahun penjualan komponen otomotif kembali stagnan. Sehingga kemungkinan besar tidak ada investasi. Apalagi tahun ini dikabarkan ada 10 perusahaan yang mengalami gulung tikar.

Hamdani Dzulkarnanen Salim, Ketua Gabungan industri Alat Mobil dan Motor (GIAMM) mengatakan industri otomotif tahun depan akan fokus pada memperbesar bisnis after market. "Kami akan berfokus untuk produk-produk yang bernilai tambah besar," kata Hamdani kepada Kontan, Rabu (16/12).

Nah, menurut Hamdani yang juga President Direktur PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) ini perusahaannya tahun depan akan meningkatkan porsi after market AUTO diperkirakan sekitar 50%. Asal tahu saja penjualan after sales AUTO meningkat menjadi 45% pada kuartal III 2015 dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 41%.

Menurutnya, dengan langkah meningkatkan after market ini akan mendukung kinerja bisnis tahun depan dengan catatan harga komponen tidak akan turun. "Kami tidak pernah berharap harga turun karena semua komponen cost naik," kata Hamdani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×