kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Bahas daging, Foke kirim surat ke Mentan


Kamis, 14 Juni 2012 / 11:15 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BCA hari ini Senin 31 Mei 2021, periksa sebelum tukar valas./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/25/05/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pedagang daging di Jakarta mulai menjerit akan sepinya pasokan daging sapi ke pasar. Sesuai hukum pasar, minimnya pasokan daging akan membuat harga daging tersebut naik. Hari ini (14/6), harga daging di Jakarta berkisar mulai harga Rp 78.000 per kilogram (kg) sampai Rp 90.000 per kg.

Usut punya usut, pemerintah DKI Jakarta menilai, penyebab kenaikan harga itu dikarenakan adanya pengurangan kuota impor daging sapi hingga 66% tahun ini. Agar harga tak bergerak liar, Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengaku sudah meminta Kementerian Pertanian untuk menambah pasokan daging ke Jakarta.

"Pada saatnya nanti, saya akan berkirim surat ke Menteri Pertanian (Mentan). Sebagai gubernur tentu saya tak ingin warga kesulitan mendapatkan daging sapi. Terlebih saat Ramadan maupun Lebaran nanti," ujar Fauzi Bowo, seperti yang dilansir situs beritajakarta.com, Kamis (14/6).

Sebelumnya, pengusaha daging sudah meminta pemerintah untuk menambah pasokan kuota daging, terutama menjelang Ramadan maupun Idul Fitri. Namun sayangnya, permintaan pengusaha itu tidak mengubah semangat Kementerian Pertanian yang kukuh mengurangi kuota impor daging.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×