kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.796
  • SUN92,51 0,63%
  • EMAS614.076 0,33%

Bakri&Brothers ingin jalur pipa Kalija 2 diubah

Senin, 16 April 2018 / 12:13 WIB

Bakri&Brothers ingin jalur pipa Kalija 2 diubah
ILUSTRASI. Gas alam LNG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan, PT Bakrie&Brothers Tbk (BNBR) mengusulkan adanya perubahan jalur pipa gas dalam proyek pipa gas Kalimantan-Jawa (Kalija) 2. Padahal sebelumnya BPH Migas sudah memperingatkan BNBR agar segera membangun proyek Kalija 2.

Anggota Komite BPH Migas Jugi Prajogio mengelihkan keinginan BNBRI yang bukan mempercepat pembangunan, malah mengusulkan perubahan jalur pipa proyek Kalija 2. Jalur pipa yang diminta Bakrie&Brothers membentang dari Bontang sampai Takisung. Atau sampai ada titik serah dengan pelanggan di Kalimantan Timur (Kaltim). Ini artinya proyek pipa gas Kalija 2 tidak akan sampai Pulau Jawa.


Terkait perubahan jalur ini, BPH Migas masih melakukan pembicaraan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), terutama mengenai alokasi gas untuk proyek tersebut. "Perubahan jalur merupakan domain BPH Migas. Kami sedang meminta support dari pemerintah terkait alokasi gasnya," jelas Jugi ke KONTAN, pada Jumat (13/4).

BPH Migas tampaknya akan memberikan lampu hijau terkait usulan perubahan jalur yang diminta BNBR. Jugi menegaskan, BPH Migas belum akan mengganti BNBR sebagai pengembang proyek pipa gas Kalija 2.

Bahkan, menurut Jugi, saking seriusnya, BNBR telah menyerahkan waktu pengerjaan pipa onshore di Kalimantan itu. "Dalam waktu dekat (Bakrie Brother) akan melakukan kunjungan ke beberapa pemerintah daerah setempat terkait rencana pipa Kalimantan ini," pungkas Jugi.

Pemerintah sendiri telah menyerahkan Proyek Kalija 2 ini kepada Bakrie Brothers pada tahun 2006 lalu. BPH Migas telah menetapkan Bakrie sebagai pemenang lelang ruas transmisi Kalija sepanjang 1.200 km berdasarkan Surat Keputusan Kepala BPH Migas Nomor 042/Kpts/PL/BPH/Kom/VII/2006 pada 27 Juli 2006.

Namun pembangunan ruas pipa Kalija 1 baru dimulai pada tahun 2012, karena BNBR baru mendapatkan pasokan gas dari lapangan Kepodang. Sementara pipa Kalija 2 belum dikerjakan

Saat ini pipa Kalija 1 mangkrak lantaran pasokan gas dari Lapangan Kepodang, Blok Muriah, Jawa Tengah untuk kebutuhan PLTGU Tambak Lorok terus berkurang. Padahal, investasi yang sudah dihabiskan membangun pipa sepanjang 207 km itu mencapai US$ 270 juta.


Reporter: Febrina Ratna Iskana
Editor: Herlina Kartika

ENERGI

TERBARU
Seleksi CPNS 2018
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0021 || diagnostic_api_kanan = 0.1013 || diagnostic_web = 0.4096

Close [X]
×