kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Bangun apartemen, Radinka gunakan kas internal


Rabu, 20 Mei 2015 / 19:31 WIB
Bangun apartemen, Radinka gunakan kas internal
ILUSTRASI. Pemerintah menargetkan ekonomi digital di Indonesia bisa tumbuh mencapai US$ 800 miliar di tahun 2030.


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Umumnya, para pengembang atau developer baru memulai proyeknya setelah sejumlah uang dari proses pra penjualan masuk. Namun lain halnya dengan Radinka Quatro Land.

Entitas Radinka Quatro Investama ini membangun tower apartemen dengan duitnya sendiri. "Jadi, kami tidak hanya sekadar menjual 'gambar' terlebih dahulu," ujar Adhi Trirachmadi, Chief Executive Officer (CEO) Radinka Quatro Land, (20/5).

Proyek yang bakal diluncurkan itu dinamakan Antasari Heights Residence. Investasi untuk proyek tersebut sebesar Rp 750 miliar.

Kendati tidak menggunakan duit hasil pra penjualan, namun manajemen tidak menggunakan kas internal sepenuhnya melainkan juga dari pinjaman perbankan.

Adhi bilang, umumnya komposisi antara kas internal dengan perbankan sebesar 40% dan 60%. Sejauh ini, perseroan sudah mengeluarkan 30% dari total investasi atau sekitar Rp 225 miliar. "Dana ini digunakan untuk memulai pengerjaan tiang pancang dan sejumlah proses lainnya," pungkas Adhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×