Reporter: Agus Triyono | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Pemerintah memutuskan membangun Kilang Minyak Bontang melalui skema kerjasama pemerintah dengan swasta (KPS).
Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha, Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN mengatakan, langkah mempertimbangkan besaran nilai investasi.
Berdasarkan perhitungan pemerintah, nilai proyek Kilang Minyak Bontang mencapai US$ 14 miliar- US$ 15 miliar.
Sudirman Said, Menteri Energi Sumber Daya Mineral mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan kilang dengan skema KPS, pemerintah menugaskan PT Pertamina mencari investor.
Selain itu, agar investor yang nantinya berinvestasi di proyek tersebut layak, pemerintah juga akan menggandeng konsultan internasional.
Konsultan akan ditunjuk oleh Kementerian Keuangan.
"Tugas konsultan itu mendampingi Pertamina mencari mitra, karena Pertamina dalam proyek ini menjadi penanggung jawab pelaksana proyek," kata Sudirman di Kantor Menko Perekonomian Selasa (9/2).
Sudirman menargetkan, pencarian investor swasta untuk Kilang Minyak Bontang bisa selesai Oktober ini.
Dengan itu, dia berharap, pembangunan Kilang Minyak Bontang bisa dimulai tahun 2017 nanti.
"2017 itu ditargetkan groundbreaking dan inisiasi konstruksi," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News