kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bangun Pabrik Alat Kesehatan Senilai US$ 3 Juta, ESA Group Gaet Perusahaan China


Jumat, 01 Maret 2024 / 21:42 WIB
Bangun Pabrik Alat Kesehatan Senilai US$ 3 Juta, ESA Group Gaet Perusahaan China
ILUSTRASI. PT Esa Medika Mandiri (ESA Group) menandatangani MoU dengan Weigao International Holding Corporation Ptr. Ltd (Weigao Group).


Reporter: Dimas Andi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan distribusi alat kesehatan PT Esa Medika Mandiri (ESA Group) asal Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Weigao International Holding Corporation Ptr. Ltd (Weigao Group) asal China.

President Director Esa Medika Mandiri Surya Gunawan Widjaja menyampaikan, ESA Group akan melakukan joint venture dengan Weigao Group untuk membuat pabrik benang bedah di Indonesia dengan standar international. Weigao Group merupakan perusahaan alat kesehatan ternama dari China. 

"Weigao adalah pemilik merek benang bedah Wego Sutures yang sudah dikenal memiliki kualitas sangat bagus," jelas Surya dalam siaran pers yang diterima Kontan, Jumat (1/3).

ESA Group sebenarnya sudah menjalin kerja sama dengan Weigao Group sejak tahun 2014. Dengan sejarah kerja sama yang cukup lama, ESA Group dan Weigao Group bersepakat untuk membuat pabrik benang bedah di Indonesia. 

Baca Juga: Terbaru, Daftar Obat Sirup Aman Tanpa Etilen Glikol, Cek Juga 73 Obat Dilarang BPOM

Total investasi yang dibutuhkan untuk pabrik tersebut sebesar US$ 3 juta, tidak menghitung investasi tanah dan bangunan. Untuk tahap pertama, investasi yang ditanamkan oleh kedua perusahaan ini berjumlah US$ 1,5 juta dengan komposisi saham 55% dimiliki oleh ESA Group dan 45% digenggam oleh Weigao Group. 

Dengan kerja sama joint venture ini, ESA Group dan Weigao Group berkomitmen untuk membuat alat kesehatan di Indonesia dengan standar internasional. Ke depannya, ESA Group dan Weigao Group juga akan menambah beberapa produk baru terkait alat kesehatan yang diproduksi di Indonesia. Produk hasil produksi tersebut nantinya akan diekspor ke beberapa negara ASEAN.

"Bisa dipastikan kerja sama joint venture ini akan membawa transfer teknologi ke Indonesia," tutur dia.

Vivienne Zhang, Deputy General Manager Weigao Group menjelaskan, Weigao Group telah berkenalan dengan ESA Group sejak 10 tahun yang lalu. Pada saat itu ESA Group masih menjadi distributor atau agen dari produk Weigo. MoU pembentukan joint venture ini akan menjadi kado ulang tahun ke-10 kolaborasi antara Weigao Group dan ESA Group.

Saat ini, ESA Group memiliki tiga pabrik alat kesehatan yang berlokasi di Solo, Cikarang, dan yang terbaru di Cikupa. Pabrik terbaru ESA Group yang berlokasi di Cikupa, Tangerang memiliki luas lahan mencapai 5.000 meter persegi (m2).

"Jadi sekarang ESA Group tidak cuma jadi distributor Weigao Group. Setelah penandatanganan MOU, akan ada pabrik yang akan memproduksi produk dari China tapi di produksi di Indonesia yang tentunya untuk memajukan negara Indonesia," ungkap Vivienne Zhang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×