kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Banyak oknum curi listrik, PLN klaim pendapatannya hilang Rp 10 triliun


Selasa, 24 April 2018 / 19:58 WIB
ILUSTRASI. Petugas melakukan pengecekan meteran listrik


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku terus melakukan efisiensi untuk mengatasi pelemahan rupiah dan naiknya harga batubara di tengah komitmen pemerintah untuk tidak menaikkan tarif listrik sampai 2019. Efisiensi dilakukan dari berbagai lini bisnis, hingga antisipasi pencurian listrik yang saat ini jadi perhatian serius.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, pencurian listrik oleh oknum yang tidak bertanggungjawab menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi PLN bahkan potensi kehilangan pendapatan disebutnya mencapai Rp10 triliun dalam kurun waktu setahun.

"Tolong, pencurian-pencurian bagi para pengusaha, industri, perumahan, (diimbau) untuk tidak lakukan pencurian. Karena tau angkanya sekitar berapa? (potensial lost) bisa di atas Rp 10 triliun pencurian dan itu per tahun," kata Sofyan di Gedung DPR, Selasa (24/4).

Ke depan, kata Sofyan, pihaknya bersama dengan pihak penegak hukum akan melakukan monitoring perilaku pencurian yang sudah mulai membudaya di masyarakat. Bahkan, dia menyebut, pencurian telah terjadi di level rumah tangga hingga industri.

"Rumah tangga juga banyak, industri juga ada. Kemarin dua industri aja bisa dapat Rp 300 miliar," kata Sofyan.

Terkait sanksi, Sofyan menegaskan akan memberikan ganjaran yang setimpal sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku yaitu sanksi pidana. Hal ini, menurutnya akan dikerjasamakan dengan pihak kepolisian. "Hukum lah pidana. Tolong sampaikan itu bahwa mencuri itu pidana," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×