kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bauran energi terbarukan di pembangkit capai 12,5%


Minggu, 07 Januari 2018 / 14:25 WIB


Reporter: Febrina Ratna Iskana, Febrina Ratna Iskana | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi pembangkit listrik terus meningkat pada tahun 2017. Peningkatan ini tidak hanya terjadi pada pembangkit yang dibangun oleh PLN namun juga pembangkit yang dibangun oleh perusahaan listrik swasta atau independent power producer (IPP).

"Tercatat porsi EBT dalam bauran energi pembangkit listrik mencapai 12,52% realisasi per November 2017. Angka tersebut melebihi target APBN-P 2017 yang sebesar 11,96%. Utamanya dari PLTA dan PLTP," ungkap Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangan tertulis, Minggu (7/1).

Bauran EBT sebesar 12,52% tersebut, terdiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 5%, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) sebesar 7,27% dan EBT lainnya sekitar 0,25%.

Peningkatan produksi terlihat pada PLTP. Hingga November 2017, produksi listrik dari PLTP mencapai 11.560 giga watt hour (GWh), sementara tahun sebelumnya sebesar 10.656 GWh.

Selain PLTP, produksi listrik dari PLTA juga cukup baik dengan produksi sebesar 16.793 GWh. Sebesar 11.154 GWh dibangun oleh PLN, sisanya 5.639 GWh dibangun oleh IPP. Selain itu, produksi pembangkit listrik EBT lainnya menyumbang sebanyak 579 GWh dalam bauran energi pembangkit listrik tahun 2017.

Agung bilang, komitmen pemerintah sangat jelas dalam meningkatkan bauran EBT bagi pembangkit. Sebagai bukti, sepanjang tahun 2017, sebanyak 68 Power Purchase Agreement EBT telah ditandatangani dengan total kapasitas sekitar 1,2 giga watt.

"Pengembangan EBT yang efisien terus kamk dorong. Dari 68 PPA energi terbarukan tahun 2017, kami terus pastikan agar segera financial close dan konstruksi secepatnya," ungkap Agung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×