kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Bayu Buana (BAYU) catatkan kinerja positif sepanjang kuartal I-2019


Rabu, 08 Mei 2019 / 16:59 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Bayu Buana Tbk (BAYU) catatkan pertumbuhan kinerja positif sepanjang kuartal I-2019. Adapun dari pos pendapatan tercatat tumbuh 9,05% dan laba bersih tercatat tumbuh 3,87%.

Hardy Karuniawan, Direktur Independen PT Bayu Buana Tbk menjelaskan bahwa pertumbuhan positif ditopang dari pengingkatan penjualan. "Kenaikan pendapatan terutama disebab kan oleh meningkatnya volume penjualan tiket, hotel, dan dokumen," ujarnya saat public expose di Jakarta, Rabu (8/5).

Secara umum, pada kuartal I-2019 emiten dengan kode saham BAYU di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini mencatatkan pertumbuhan pendapatan 9,05% dari sebelumnya Rp 387,49 miliar menjadi Rp 322,59 miliar.

Lebih rinci, pendapatan tersebut berasal dari peningkatan tiket dan tur naik Rp 36,31 miliar atau 11%. Kemudian dari dokumen naik sebesar Rp 0,23 miliar atau 3,45% dan disusul dari hotel naik Rp 1,2 miliar atau setara 3,1%.

Beriringan dengan peningkatan pendapatan dari penjualan, beban bokok pendapatan juga tercatat naik Rp 33,86 miliar atau 9,44% menjadi Rp 392,4 miliar. Walaupun begitu, pihaknya mampu menjaga bottom line dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 5,9 miliar atau tumbuh 3,87% dibandingkan periode sama tahun lalu sebsar Rp 5,68 miliar.

Selain itu, Hardy menuturkan pada tahun ini perseroan memfokuskan prospek usaha untuk memperkokoh posisi kompetitif dengan pengembangan bisnis pendukung baru. "Diimplementasikan dalam program yaitu memperlebar corporate travel needs, pengembangan e-commerce bisnis, dan mengembangkan jalur layanan ibadah dengan pola kerjasama smart services," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×