kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

ASPIRASI Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja dan Hentikan Gelombang PHK


Senin, 17 Agustus 2026 / 19:04 WIB
ASPIRASI Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja dan Hentikan Gelombang PHK
ILUSTRASI. Mirah Sumirat (KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA)


Reporter: Prayogi Ikhrawinata | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI), mendorong pemerintah memperkuat perlindungan pekerja di momentum HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Presiden ASPIRASI Mirah Sumirat mengatakan, kemerdekaan bagi pekerja harus diwujudkan melalui pekerjaan yang layak, upah adil, kepastian kerja, dan perlindungan sosial.

“Investasi harus menghasilkan pekerjaan, bukan sekadar angka pertumbuhan ekonomi,” ujar Mirah dalam keterangan tertulis, Senin (17/8).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan 300 Perusahaan BUMN Ditutup hingga Akhir 2026

ASPIRASI juga mendesak pemerintah dan DPR RI segera menyelesaikan RUU Perampasan Aset. Menurut Mirah, pemberantasan korupsi penting untuk menciptakan kepastian hukum dan iklim investasi yang sehat.

ASPIRASI menilai investasi berkualitas dibutuhkan untuk menciptakan lapangan kerja baru. Pemerintah juga diminta memperkuat industri nasional dan melindungi sektor padat karya.

Di sisi lain, ASPIRASI meminta pemerintah menghentikan gelombang PHK dan memperkuat pengawasan ketenagakerjaan. Dialog antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja juga dinilai perlu diperkuat.

“Di usia Republik Indonesia yang ke-81 ini, mari kita bangun Indonesia yang benar-benar merdeka: merdeka dari korupsi, merdeka dari kemiskinan, merdeka dari ketidakpastian kerja, dan merdeka dari ketakutan kehilangan pekerjaan,” pungkas Mirah.

ASPIRASI menyatakan akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar pembangunan dapat menghadirkan keadilan sosial, kesejahteraan, dan pekerjaan yang layak bagi pekerja Indonesia.

Baca Juga: Ekspor Alas Kaki RI Tembus US$ 8 Miliar, Tapi Masih Jauh Tertinggal dari Vietnam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×