kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.518   18,00   0,10%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Begini Strategi Telkom Indonesia (TLKM) Tingkatkan Kualitas Jaringan


Minggu, 13 Maret 2022 / 13:52 WIB
ILUSTRASI. Telkom Indonesia. 


Reporter: Arfyana Citra Rahayu | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) telah melakukan sosialisasi ke pelanggan mengenai naiknya  tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 11% pada 1 April 2022 mendatang. Seperjalanan dengan naiknya pajak, harga jual produk pun ikut terkerek. Maka dari itu, manajemen TLKM pun telah menyiapkan sejumlah strategi untuk terus meningkatkan kualitas jaringannya. 

Vice President Corporate Communication Telkom Indonesia, Pujo Pramono mengatakan strategi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas jaringan dan layanan di tengah penyesuaian harga jual produk, difokuskan kepada perluasan jaringan IndiHome ke seluruh wilayah Indonesia. 

"IndiHome juga turut hadir dengan berbagai inovasi program, meningkatkan rasio uplink dan downlink, mengusung konsep Window of Entertainment, serta menawarkan HSSP (Higher Speed Same Price) bagi para pelanggan setia," jelasnya kepada Kontan.co.id, Minggu (13/3). 

Baca Juga: Ini 3 Fokus Pengembangan INDICO, Anak Usaha Telkomsel (TLKM) Sektor Ekosistem Digital

Selain meningkatkan kualitas layanan, Telkom juga meningkatkan kualitas service delivery dengan memperkuat pengalaman pelanggan dalam menggunakan produk-produknya. 

Pujo menjelaskan lebih lanjut, untuk terus menjalankan fokus bisnis,  tahun ini Telkom akan terus melakukan mengembangkan jaringan mobile & IT enhancement, meningkatkan bisnis fixed broadband, mengembangkan bisnis tower, membangun backbone berbasis fiber, serta infrastruktur pendukung lainnya. 

 

"Untuk itu TelkomGroup mengalokasikan belanja modal secara konsolidasi sekitar 25% dari total target pendapatan perusahaan," ujarnya. 

Melansir catatan Kontan.co.id sebelumnya, manajemen TLKM memproyeksikan kinerja bisa tumbuh low to mid single digit seiring dengan pemulihan dampak pandemi dan prediksi membaiknya perekonomian nasional. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×