kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.935
  • EMAS714.000 1,28%
  • RD.SAHAM 0.53%
  • RD.CAMPURAN 0.27%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.13%

Bekraf dorong developer gim Indonesia menembus pasar dunia


Sabtu, 14 Juli 2018 / 19:00 WIB

Bekraf dorong developer gim Indonesia menembus pasar dunia
ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para pelaku industri game mampu tembus pasar dunia. Dua game lokal diantaranya berhasil tembus pasar global pada awal bulan ini. Yaitu game horor besutan studio Lentera Nusantara Bandung Ghost Parade dan game fighting Ultra Space Battle Sprawl (USBS) hasil karya Mojiken Studio. kedua gim tersebut sudah bisa dimainkan di game konsol.

“Saya senang atas perilisan Ghost Parade di seluruh dunia dalam berbagai macam platform, ini seperti menjadi mimpi yang menjadi nyata apalagi bekerjasama dengan Aksys Game yang sudah mengeluarkan judul-judul populer seperti Blazblue,” tutur Chief Executive Officer Lentera Nusantara, Azizah Assatari.


Selain kedua game tersebut, game horor lainnya besutan studio Digital Happiness asal Bandung yaitu DreadOut lebih dulu berprestasi. Game produksi tahun 2014 cukup fenomenal karena berhasil diunduh hingga mencapai 1 juta kali dan menginspirasi sebuah produser film untuk diangkat ke layar lebar. Ini merupakan yang pertama kalinya, sebuah game lokal diangkat menjadi sebuah tema film.

Terakhir, satu game lagi dari Bandung besutan Agate Studio Valthirian Arc: Hero School Story yang akan dirilis pada kuartal IV-2018 di PlayStation 4 dan Nintendo Switch.

Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menuturkan, potensi industri games di tanah air sama dengan industri kreatif lainnya. Yaitu sangat berpeluang untuk sukses di pasar dunia. "Potensinya besar untuk subsektor games. Untuk itu kedeputian Bekraf mendukung para pelaku kreatif ini," ujar Triawan di Balai Kartini, Sabtu (14/7).

Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari menambahkan, saat ini ada 171 pengembang game lokal di Indonesia. Dari jumlah itu, yang masuk konsul hanya empat saja. 
Untuk mengembangkan industri ini, Bekraf mengadakan pameran yang ingin mempertontonkan kepada masyarakat di Indonesia bahwa banyak pembuat-pembuat game lokal termasuk startup startup lokal yang memang mempunyai kualitas yang sudah layak unjuk gigi.

"Kalau jumlah game developer-nya sama, sementara market-nya terus naik. Makanya mudah-mudahan tahun depan banyak. Kalau semakin banyak jadi bersaing, dan kalau mau masuk Nintendo tidak sembarang," kata Hari.

Catatan saja, perhelatan Bekraf Game Prime 2018 kembali digelar di Jakarta. Pameran ini juga akan menganugerahkan penghargaan kepada para developer berprestasi dalam berbagai kategori yang telah masuk tahap seleksi sebagai bentuk apresiasi atas usahanya memajukan industri game Indonesia.


Reporter: Jane Aprilyani
Editor: Herlina Kartika
Video Pilihan

TERBARU
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Redaksi | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0011 || diagnostic_api_kanan = 0.0545 || diagnostic_web = 0.5159

Close [X]
×