kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Berikut skema pendanaan PLTU milik Barito Pacific (BRPT), selain bank ada PLN


Jumat, 29 November 2019 / 22:31 WIB
ILUSTRASI. Dirut PT Barito Pacific Tbk, Agus Salim Pangestu (kedua kanan), Wakil Direktur Utama Rudy Suparman (kedua kiri), Direktur Andry Setiawan (kiri) dan Direktur Independen David Kosasih, berbincang usai menggelar acara Investor Gathering, di Jakarta, Senin (2


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

Adapun pembangunan ini akan dilakukan oleh PT Indo Raya Tenaga, yang merupakan perusahaan gabungan yang hasil konsorsium PT Indonesia Power (anak usaha PT PLN) dengan Grup Barito Pacific.

BRPT menguasai 49% saham PT Indo Raya Tenaga sementara sisanya sebanyak 51% merupakan saham milik PLN.

Baca Juga: Refinancing Utang, BRPT Merilis Obligasi Senilai Rp 750 Miliar

David mengatakan, dana investasi PLTU ini sebesar US$ 3,3 miliar. David mengklaim, pendanaan ini sudah terpenuhi. “Kalau dari sisi Barito sudah fully funded,” pungkasnya.

Adapun konstruksi dari dua PLTU ini rencananya akan dilakukan tahun depan. Sementara jadwal operasional dari kedua PLTU ini direncanakan pada 2023 – 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×