kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Beroperasi Setahun, Startup Akuakultur Ini Terus Meniti Peluang di Indonesia


Minggu, 25 September 2022 / 15:32 WIB
Beroperasi Setahun, Startup Akuakultur Ini Terus Meniti Peluang di Indonesia
ILUSTRASI. dok/The Spruce Eats


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Memasuki masa satu tahun berbisnis, startup akuakultur Indonesia, Delos masih terus meniti peluang. CEO Delos, Guntur Mallarangeng mengatakan, Delos terus mengejar ambisi menjadikan Indonesia sebagai produsen udang terbesar di dunia. Selain itu menjadi pemimpin Revolusi Biru serta membekali para petambak dengan teknologi berbasis sains dan manajemen operasional.

"Perjalanan sebagai pemimpin revolusi biru akuakultur Indonesia akan terus berlangsung. Kami berkomitmen membantu serta mendukung para petambak untuk meingkatkan produktivitas panen mereka,” kata Guntur, dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Sabtu (24/9).  

Menurutnya,  menjadikan Indonesia sebagai pemain utama ekspor udang dunia memang tidak mudah. "Namun, dengan potensi alam dan sumber daya manusia yang dikelola dengan baik, Delos percaya mimpi ini akan segera tergapai,” terang Guntur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×