Reporter: Vina Elvira | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BUMN Karya, PT PP Tbk (PTPP) menilai dampak dari kenaikan harga BBM dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kelangsungan bisnis perusahaan di sepanjang tahun ini.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, mengungkapkan kondisi tersebut berdampak langsung terhadap lonjakan biaya operasional proyek, terutama pada komponen alat berat dan logistik.
Adapun, hingga saat ini perusahaan masih melakukan kajian menyeluruh untuk mengukur besaran dampak terhadap margin proyek.
Baca Juga: Prime Agri (SGRO) Andalkan Program B50 untuk Jaga Stabilitas Harga CPO di 2026
“Terkait langkah eskalasi, saat ini kami sedang melakukan review terhadap klausul-klausul kontrak yang berkaitan dengan penyesuaian harga dan force majeure, kami tetap melakukan komunikasi formal dengan klien dan tetap menjalankan proyek sesuai dengan target dan kualitas yang telah ditentukan,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (22/4/2026).
Di tengah tekanan yang terjadi, PTPP juga melakukan berbagai langkah efisiensi untuk menjaga cost operasional proyek dengan tetap menjaga mutu, keselamatan kerja dan target penyelesaian proyek.
Hingga Maret 2026 PTPP berhasil membukukan perolehan kontrak baru sebesar Rp 4,69 triliun, yang didominasi oleh proyek infrastruktur jalan. Capaian ini disebut melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Joko menyebut, di samping mengejar target pencapaian nilai kontrak baru, PTPP juga tetap memastikan kualitas proyek yang diperoleh mampu memberikan kontribusi positif terhadap profitabilitas.
“Sehingga strategi kami saat ini adalah tidak hanya mengejar target proyek baru namun kami memastikan proyek tersebut juga memberikan kontribusi positif terhadap laba perusahaan,” imbuhnya.
Seiring tantangan yang terjadi saat ini, PTPP akan melakukan evaluasi terhadap target kinerja 2026. Meski demikian, pihaknya tetap berupaya menjaga keberlangsungan proyek serta mempertahankan margin yang telah ditargetkan.
Baca Juga: PTPP Sebut Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Capai 93,94% Ditargetkan Kelar Maret
”Namun untuk saat ini kami tetap fokus untuk dapat mencapai target yang telah ditetapkan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













