Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) Paket 3 hampir rampung. Hingga Desember 2025, progres konstruksi ruas tol tersebut telah mencapai 93,94% dan ditargetkan dapat beroperasi pada Maret 2026.
Proyek tol ini berlokasi di Kabupaten Probolinggo dan Situbondo, Jawa Timur. Proyek ini dikerjakan melalui skema kerja sama operasi (joint operation/JO), dengan PTPP bertindak sebagai pemimpin kontraktor pelaksana dengan porsi 50%.
SVP Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo mengungkap, nilai kontrak proyek dengan porsi PTPP mencapai Rp 1,99 triliun. Adapun panjang ruas tol yang dibangun mencapai 25,6 kilometer, membentang dari STA 20+200 hingga STA 45+800.
Baca Juga: Kemendag Terima 7.887 Laporan Pengaduan Konsumen Senilai Rp 18,19 Miliar pada 2025
“Sampai dengan Desember 2025, Tol Probowangi garapan PTPP memiliki progress proyek 93,94%,” ujar Joko kepada Kontan, Senin (12/1/2026).
Meski demikian, PTPP menegaskan kebijakan operasional, termasuk penetapan tarif dan skema pengelolaan jalan tol, berada di bawah kewenangan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Tplserta badan usaha jalan tol terkait.
Namun PTPP berharap, tol ini dapat mulai beroperasi mulai Maret tahun 2026 untuk mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri.
“Tol ini akan dioperasionalkan sesuai dengan target pada bulan Maret 2026 untuk mendorong kelancaran arus mudik lebaran 2026,” pungkas Joko
Selanjutnya: Luncurkan Kluster Hunian Baru, Simak Rekomendasi Saham Bumi Serpong Damai (BSDE)
Menarik Dibaca: Harga Emas Hari Ini Rekor All Time High, Nyaris Mencapai US$ 4.600 per troi ons
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













