kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Biskuit dan Permen Sumbang Pertumbuhan Ekspor Makanan Olahan


Kamis, 03 Juni 2010 / 09:02 WIB


Reporter: Asnil Bambani Amri, Herlina KD

JAKARTA. Jenis makanan olahan yang banyak mengkontribusi pertumbuhan ekspor makanan olahan adalah jenis makanan ringan seperti biskuit dan permen.

"Kalau untuk makanan olahan yang berasal dari daging tidak banyak mengkontribusi," kata Sekretaris jenderal Gabungan pengusaha makanan dan Minuman (GAPMMI) Fanky Sibarani.

Data Kementerian Perdagangan menyebutkan, nilai ekspor makanan olahan Januari April 2009 mencapai nilai US$70.305.492. Nilai itu kemudian mengalami kenaikan ekspor pada waktu yang sama tahun ini menjadi US$ 111.154.700. Secara volume, terjadi kenaikan 48,7% dari 26.485 ton menjadi 39.395 ton.

Sementara ekspor makanan olahan pada bulan April mengalami penurunan 10,6% dibandingkan dengan bulan Maret atau turun dari nilai US$ 33.986.016 menjadi US$ 30.376.071.

Hingga akhir tahun, Franky optimis ekspor makanan olahan akan tumbuh sejalan dengan pertumbuhan industri makanan dan minuman sekitar 10% - 15%. Ia bilang tahun lalu ekspor mananan dan minuman US$ 2,2 miliar. "Sampai akhir tahun bisa sekitar US$ 2,4 miliar," kata Franky.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×