kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Bisnis Mobil Bekas Siap Mengalap Berkah Momentum Ramadan dan Lebaran


Selasa, 27 Februari 2024 / 21:52 WIB
Bisnis Mobil Bekas Siap Mengalap Berkah Momentum Ramadan dan Lebaran


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis mobil bekas siap mengalap berkah pada momentum Ramadan dan Lebaran tahun 2024 ini. Pada momentum tersebut, bisnis mobil bekas akan ramai peminat lantaran aktivitas mudik Lebaran. Sejumlah pebisnis mobil bekas akan memanfaatkan momentum ini untuk mendongkrak penjualan.

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) optimistis penjualan mobil bekas akan meningkat jelang Lebaran.

General Manager Corporate Communication & Sustainability Mitra Pinasthika Mustika, Natalia Lusnita melihat MPXM melalui Auksi, sebuah portal lelang mobil bekas, tren penjualan menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan pada momentum ini.

"Permintaan mobil bekas menjelang lebaran naik sekitar 13% atau dua kali lipat dan mayoritas melalui lelang secara online," kata Natalia kepada KONTAN, Selasa (27/2).

Baca Juga: Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) Konsisten Jalankan ESG Untuk Capai Keberlanjutan

Selain itu, Natalia melihat tren kenaikan penjualan yang signifikan sejak November - Desember 2023, sehingga untuk Januari-Februari 2024 ini terlihat indikasi bahwa tren akan terus meningkat baik harga maupun penjualan karena memang periode menjelang lebaran.

"Untuk di Auksi sendiri, unit stok diperbanyak untuk bulan ini," ujar Natalia.

MPMX akan mengoptimalkan momentum mudik Lebaran yang membawa katalis positif bagi bisnisnya. Mobilitas masyarakat dan aktivitas mudik yang kembali normal pasca-krisis pandemi akan mendorong perputaran roda ekonomi. Hal ini akan menjadi katalis positif bagi dunia usaha, termasuk MPMX.

Menurut Natalia, pendorong pasar mobil bekas masih memiliki peluang besar dan diminati oleh masyarakat. Hal ini lantaran masyarakat masih memilih membeli mobil bekas tidak selalu disebabkan karena tidak mampu membeli mobil baru, tapi juga karena pertimbangan value for money di mana depresiasi menjadi faktor mobil bekas tetap memiliki pangsa pasar sendiri.

Baca Juga: Ini Rekomendasi Saham Mitra Pinasthika (MPMX) yang Menargetkan Pendapatan Naik 5%

Sementara itu, dari pebisnis Agen Pemegang Merek (APM) otomotif yang juga berbisnis mobil bekas juga akan memanfaatkan momentum ini. Salah satunya adalah PT Honda Prospect Motor (HPM) yang telah membuka beberapa dealer mobil bekas bersertifikasi di sejumlah kota. 

Sales & Marketing and After Sales Director Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan secara umum memang ada peningkatan permintaan jelang Lebaran, baik untuk mobil baru maupun mobil bekas, karena kebutuhan transportasi dari konsumen.

"Untuk mobil bekas Honda juga ada peningkatan sekitar 2 kali lipat dibanding biasanya, karena mobil bekas menjadi salah satu opsi bagi konsumen," kata Billy kepada KONTAN, Selasa (27/2).




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×