kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BKF: Kenaikan harga listrik demi infrastruktur


Kamis, 06 September 2012 / 15:44 WIB
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melejit 1,78% ke 6.137,55 pada Kamis (22/7). IHSG mendapat sokongan saham-saham big cap yang menguat.


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Bambang Brodjonegoro mengatakan pemerintah akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% untuk penghematan subsidi dan untuk pembangunan infrastruktur.

"Dengan kenaikan tersebut, akan ada penghematan Rp 12 triliun dan akan dipakai sebagian untuk pembangunan infrastruktur nantinya," kata Bambang, Kamis (6/9). Bambang mengatakan, dengan adanya pengalihan dana dari subsidi listrik itu maka dana pembangunan infrastruktur tidak hanya dari menambah utang saja.

Ia mengungkapkan pemerintah berjanji terus memperbaiki pola subsidi sehingga tepat sasaran kepada pihak yang benar-benar membutuhkan. "Kami mulai dengan listrik, mengurangi subsidi listrik dengan menyesuaikan harga. Jadi harus ada upaya memperbaiki subsidi dari tahun ke tahun," kata Bambang.

Dengan mengurangi subsidi listrik, lanjut dia, pemerintah akan mampu menjaga kesehatan fiskal sehingga dana belanja untuk sektor infrastruktur akan jauh lebih banyak.

Pemerintah telah menyampaikan rencana kenaikan TDL sekitar 15% pada 2013 melalui RAPBN 2012. Rencananya kenaikan tersebut dilakukan secara bertahap yaitu tiap tiga bulan. (Erlangga Djumena /Kompas.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×