kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BKPM: Selain kereta, Jepang bisa garap proyek lain


Senin, 05 Oktober 2015 / 22:21 WIB


Reporter: David Oliver Purba | Editor: Hendra Gunawan

TANGERANG. Kekecewaan Jepang atas keputusan pemerintah menunjuk investor China sebagai pemenang tender proyek kereta api cepat bisa jadi berimbas pada investasi Jepang kepada Indonesia.

Menurut catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Semester I-2015, total realisasi investasi Jepang di Indonesia ada peringkat ketiga sebesar US$ 1,6 miliar atau 11,3% dari total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA).

Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM, Azhar Lubis mengungkapkan, untuk masalah ini Jepang harus bisa berpikir dengan positif, pasalnya masih banyak proyek yang bisa digarap di Indonesia.

“Proyek kan tidak ini saja, masih ada pembuatan jalan tol atau proyek lainnya,” ujar Azhar kepada KONTAN, Senin(5/10).

Azhar juga mengungkapkan, hingga saat ini belum ada investor asal Jepang yang berniat menarik investasinya.

“Tidak mungkin semudah itu menarik investasi, kalo sudah bangun pabrik kan tidak mungkin ditarik kembali,” ujar Azhar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×