kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Blue Bird kepakkan bisnis non-taksi


Sabtu, 10 Juni 2017 / 15:45 WIB


Reporter: Siti Maghfirah | Editor: Yudho Winarto

Selektivitas Blue Bird juga terlihat dari sasaran kucuran capex. Dengan pertimbangan Jabodetabek menyumbang 80% pendapatan, mayoritas capex akan mengucur di wilayah tersebut. Sumber capex tahun 2017 terutama dari kas internal. Namun begitu, tak menutup kemungkinan Blue Bird mencari pinjaman dari pihak ketiga.

Rit meningkat

Sembari mengembangkan shuttle bus, Blue Bird melanjutkan jalinan bisnis dengan PT Gojek Indonesia. Keduanya menambah wilayah kerjasama di Surabaya, Semarang, Bandung, Medan dan Makassar. Pasca lima kota, bakal menyusul 15 kota lagi. Namun manajemen Blue Bird masih merahasiakan detailnya.

Berkaca dari kongsi yang sudah berjalan di Jabodetabek, rit atau frekuensi pengangkutan penumpang Blue Bird kini meningkat. Namun peningkatannya belum mampu mengerek utilitas armada. Utilitas armadanya saat ini 70% atau sama dengan tahun lalu. "Iklim ekonomi masih sulit, bukan hanya di perseroan kami tapi juga secara makro kondisi ekonomi di Indonesia masih cukup berat," jelas Adrianto.

Lantaran tantangan bisnis masih berat, Blue Bird tak berani memprediksi kinerja tahun ini. Mereka hanya berharap situasi ekonomi berjalan kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×