kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.988.000   -4.000   -0,13%
  • USD/IDR 17.011   1,00   0,01%
  • IDX 7.100   77,96   1,11%
  • KOMPAS100 981   13,73   1,42%
  • LQ45 723   9,43   1,32%
  • ISSI 248   3,69   1,51%
  • IDX30 392   4,72   1,22%
  • IDXHIDIV20 489   4,18   0,86%
  • IDX80 110   1,61   1,48%
  • IDXV30 134   1,52   1,15%
  • IDXQ30 127   1,05   0,84%

BP BUMN Targetkan Penggabungan BUMN Logistik Rampung Semester Pertama Tahun Ini


Selasa, 17 Maret 2026 / 12:49 WIB
BP BUMN Targetkan Penggabungan BUMN Logistik Rampung Semester Pertama Tahun Ini
ILUSTRASI. BP BUMN targetkan merger sektor logistik selesai semester I-2026.


Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara atau BP BUMN menargetkan merger atau penggabungan BUMN di sektor logistik akan segera rampung di semester pertama 2026.

PT Pos yang menjadi jangkar BUMN di sektor logistik akan diperkuat dengan konsolidasi sejumlah anak usaha BUMN sektor logistik. Anak usaha itu di antaranya Semen Logistik, Pupuk Logistik, Angkasa Pura Logistik, dan KAI Logistik.

Kepala BP BUMN yang juga merupakan CEO Danantara Asset Management Dony Oskaria menjelaskan, konsolidasi ini adalah untuk membentuk ekosistem BUMN logistik yang kuat dan efisien. 

"Karena kita punya anak-anak perusahaan yang bergerak di bidang logistik itu totalnya banyak sekali kan. Kita mau bikin lebih efisien, lebih baik, lebih strong, maka langkah selanjutnya adalah merger," kata Dony dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026). 

Baca Juga: Pupuk Indonesia Pastikan Pasokan Pupuk Nasional Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah

Dony mengatakan, konsolidasi BUMN logistik direncanakan rampung dalam semester pertama di tahun ini. Diawali dengan perubahan struktur direksi di PT Pos yang sudah rampung, kini proses konsolidasi seluruh BUMN sektor logistik sedang berjalan. 

"Jadi kami mulai langsung, Insya Allah mudah-mudahan dalam empat bulan ke depan sudah selesai. Masih ditargetkan rampung semester satu," ujar Dony.

Dony juga menjelaskan, pada prinsipnya proses optimalisasi BUMN mengacu pada semangat untuk menciptakan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Optimalisasi itu di antaranya melalui konsolidasi.

"Setelah kita melakukan fundamental business review seluruh perusahaan kita, hasilnya ada empat. Yang pertama ada di likuidasi, kedua ada di divestasi, ketiga konsolidasi, dan keempat dilakukan restrukturisasi," ujar Dony.

Dalam sektor logistik optimalisasi lewat konsolidasi dinilai akan semakin memperkuat peran BUMN yang tak hanya dalam ekosistem bisnis logistik dalam negeri melainkan juga regional.  Hal ini sekaligus untuk menjamin semakin lancarnya alur distribusi logistik pada dari supplier pada masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×