kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BPH Migas tak keberatan Perusahaan Gas Negara (PGAS) Diberi Tugas Pengelolaan WJD/WNT


Jumat, 14 Februari 2020 / 16:13 WIB
ILUSTRASI. PGAS berniat pengelola WJD dan WNT


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

Sedangkan untuk wilayah baru, BPH Migas akan tetap menggunakan konsep lelang murni agar mendapatkan penawaran yang paling efisien.

Sebagai informasi, saat rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPR RI beberapa hari lalu, PGAS berharap akan mendapat penugasan pengelolaan dan pengembangan WJD dan WNT tanpa melalui proses lelang. Hal ini untuk mempercepat proses pengelolaan dan pengembangan infrastruktur gas bumi di Indonesia.

Di sisi lain, BPH Migas belum juga melaksanakan lelang WJD dan WNT karena belum dirilisnya Rencana Induk Jaringan Gas Bumi Nasional (RIJGBN) dari Kementerian ESDM.

Baca Juga: Soroti kinerja, anggota Komisi VII DPR RI kritik eksistensi BPH Migas

Padahal, BPH Migas sudah mengajukan 20 WJD untuk dilelang pada tahun ini. WJD tersebut tersebar di kawasan Jawa dan Sumatra.

“WJD yang dilelang adalah wilayah eksisting. WJD ini dipilih karena sudah jelas pasokan gasnya serta jelas pula pengguna dan infrastrukturnya,” ungkap Jugi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×