kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.814.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 17.266   44,00   0,26%
  • IDX 7.072   -34,13   -0,48%
  • KOMPAS100 955   -6,68   -0,69%
  • LQ45 682   -4,42   -0,64%
  • ISSI 255   -2,37   -0,92%
  • IDX30 378   -0,88   -0,23%
  • IDXHIDIV20 463   -1,76   -0,38%
  • IDX80 107   -0,70   -0,65%
  • IDXV30 135   -1,18   -0,87%
  • IDXQ30 121   -0,66   -0,55%

Bridgestone Beri Layanan Tire Check di Rest Area Tol Cikampek untuk Mudik 2026


Jumat, 13 Maret 2026 / 17:13 WIB
Bridgestone Beri Layanan Tire Check di Rest Area Tol Cikampek untuk Mudik 2026
ILUSTRASI. Bridgestone (Bridgestone/Bridgestone)


Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menyambut mudik Lebaran 2026, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone) menyediakan layanan pengecekan roda atau Tire Check Service (TCS) di dua titik rest area sepanjang Jalan Tol Cikampek, Karawang, Jawa Barat.

Presiden Direktur Bridgestone Mukiat Sutikno mengatakan, melalui langkah ini, Bridgestone berupaya memastikan setiap kendaraan yang melintas memiliki kondisi ban prima menghadapi tantangan perjalanan jauh.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya terpaku pada performa mesin, tetapi juga memberikan perhatian ekstra pada satu-satunya komponen kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal, yaitu ban," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Petronas Temukan Cadangan Hidrokarbon di WK North Ketapang

Oleh karena itu, Bridgestone melalui Paramita Ban menghadirkan layanan TCS dengan kolaborasi bersama Toyota, dengan jadwal sebagai berikut.

  1.   16 - 29 Maret 2026 (14 hari): Rest Area KM 57 (Arah Jawa Tengah/Jawa Timur)
  2.   23 - 29 Maret 2026 (7 hari): Rest Area KM 62 (Arah Jakarta)

Dalam mempersiapkan ban untuk mudik, Bridgestone turut mengimbau sejumlah hal kepada masyarakat.

Pertama, terkait tekanan angin saat hujan. Menurunkan tekanan angin saat hujan, lanjut Mukiat, tak meningkatkan grip atau mengurangi hydroplaning. "Hal ini justru meningkatkan risiko ban rusak dan kehilangan traksi," kata Mukiat.

Lebih lanjut, perlu dipahami ban memiliki batas indeks beban. Oleh karena itu, membawa beban melebihi kapasitas dapat memicu panas berlebih dan risiko pecah ban.

"Kemudian, ban baru tetap memerlukan pengecekan tekanan angin, balancing, serta kesesuaian pola telapak dengan medan yang akan dilalui," lanjut Mukiat.

Mukiat juga mengingatkan, menggunakan ban dalam pada ban tubeless yang bocor akan menghilangkan fungsi tubeless itu sendiri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×