kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.802   -28,00   -0,17%
  • IDX 8.282   149,86   1,84%
  • KOMPAS100 1.170   24,04   2,10%
  • LQ45 840   11,01   1,33%
  • ISSI 296   7,37   2,56%
  • IDX30 435   3,95   0,92%
  • IDXHIDIV20 518   -0,19   -0,04%
  • IDX80 131   2,50   1,95%
  • IDXV30 143   1,39   0,98%
  • IDXQ30 140   0,04   0,03%

BSSN, CCI, MAFINDO dan Drone Emprit luncurkan Digital Citizenship Indonesia


Rabu, 24 Maret 2021 / 14:14 WIB
BSSN, CCI, MAFINDO dan Drone Emprit luncurkan Digital Citizenship Indonesia
ILUSTRASI. Digital CItizenship Indonesia.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Tendi Mahadi

Harry Sufehmi, Founder dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) menyampaikan Digital Citizenship Indonesia adalah peluang yang sangat bagus untuk bergotong-royong bersama membuat panduan bagi banyak orang mengenai etika digital,

“Secara komprehensif etika digital saya belum tahu ada, dan saya rasa ini peluang yang sangat bagus untuk kita garap bersama-sama sehingga bisa menjadi panduan bagi banyak orang,” ujarnya. 

Ia juga menyampaikan dengan kita menjadi digital citizenship yang baik, kita tidak hanya membuat dunia siber menjadi lebih nyaman dan aman tapi juga akan memungkinkan kita untuk bisa memanfaatkan dan sukses di dunia yang baru ini. 

Baca Juga: Gubernur The Fed: Aset kripto lebih merupakan aset untuk spekulasi

Sementara Ismail Fahmi, Founder dari Drone Emprit menyampaikan pentingnya pembelajaran digital citizenship untuk masyarakat Indonesia, dimana ia menyampaikan ini adalah jadi kewajiban bersama  hukumnya, “Mudah-mudahan kita bisa berkolaborasi bersama di digitalcitizenship.id, dan kita ramai-ramai gunakan itu, sebagai suatu kontribusi kita bersama,” ujarnya. 

Alex Budiyanto dari Cloud Computing Indonesia menyampaikan bahwa Digital Citizenship Indonesia baru inisiasi awal, diperlukan kolaborasi banyak pihak untuk bergotong-royong bersama berkontribusi untuk memperbaiki literasi keamanan siber dan juga etika di ruang siber. Untuk itu Alex mengajak sebanyak mungkin pihak untuk mendukung dan turut berkolaborasi dalam pengembangan materi pembelajaran Digital Citizenship Indonesia ini. 

“Digital Citizenship Indonesia ini masih sangat awal, butuh bantuan dan juga semangat gotong royong bersama untuk menyusun materi pembelajarannya baik untuk anak-anak sampai orang dewasa, untuk itu bagi yang tertarik membantu dan ingin berkontribusi untuk bisa mengirimkan email ke hi@digitalcitizenship.id,”, tutupnya. 

Selanjutnya: Tahun lalu, investor asing tempatkan Rp 15,32 triliun di fintech lending Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×