kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Budidaya udang tak terpengaruh ledakan plankton


Kamis, 27 Desember 2012 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Cara Merawat Tanaman Kaktus Sesuai Varietasnya.


Reporter: Handoyo | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Fenomena red tide atau atau ledakan populasi plankton yang melanda Teluk Lampung dalam beberapa hari ini belum berdampak ke petambak udang setempat. "Petambak udang tak terpengaruh," kata Agus Sri Sarif, petambak udang asal Lampung.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirim tim untuk meneliti kematian ikan di Teluk Lampung akibat ledakan populasi plankton (www.kontan.co.id, Jumat 21 Desember 2012).

Tambak udang tak terpengaruh red tide lantaran tak ada kontak langsung dengan air di teluk. Petambak udang yang memakai air teluk akan mengalirkan dahulu ke tempat penampungan sebelum digunakan. Luas areal tambak udang di sekitar Teluk Lampung mencapai 1.000 ha hingga 1.500 ha dengan jumlah petambak mencapai 100 orang.

Iwan Sutanto, Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, menambahkan, penyebab red tide adalah curah hujan yang tinggi dengan intensitas cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×