kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

Budidaya udang tak terpengaruh ledakan plankton


Kamis, 27 Desember 2012 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Cara Merawat Tanaman Kaktus Sesuai Varietasnya.


Reporter: Handoyo | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Fenomena red tide atau atau ledakan populasi plankton yang melanda Teluk Lampung dalam beberapa hari ini belum berdampak ke petambak udang setempat. "Petambak udang tak terpengaruh," kata Agus Sri Sarif, petambak udang asal Lampung.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirim tim untuk meneliti kematian ikan di Teluk Lampung akibat ledakan populasi plankton (www.kontan.co.id, Jumat 21 Desember 2012).

Tambak udang tak terpengaruh red tide lantaran tak ada kontak langsung dengan air di teluk. Petambak udang yang memakai air teluk akan mengalirkan dahulu ke tempat penampungan sebelum digunakan. Luas areal tambak udang di sekitar Teluk Lampung mencapai 1.000 ha hingga 1.500 ha dengan jumlah petambak mencapai 100 orang.

Iwan Sutanto, Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, menambahkan, penyebab red tide adalah curah hujan yang tinggi dengan intensitas cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×