kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Budidaya udang tak terpengaruh ledakan plankton


Kamis, 27 Desember 2012 / 10:10 WIB
ILUSTRASI. Cara Merawat Tanaman Kaktus Sesuai Varietasnya.


Reporter: Handoyo | Editor: Sandy Baskoro

JAKARTA. Fenomena red tide atau atau ledakan populasi plankton yang melanda Teluk Lampung dalam beberapa hari ini belum berdampak ke petambak udang setempat. "Petambak udang tak terpengaruh," kata Agus Sri Sarif, petambak udang asal Lampung.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirim tim untuk meneliti kematian ikan di Teluk Lampung akibat ledakan populasi plankton (www.kontan.co.id, Jumat 21 Desember 2012).

Tambak udang tak terpengaruh red tide lantaran tak ada kontak langsung dengan air di teluk. Petambak udang yang memakai air teluk akan mengalirkan dahulu ke tempat penampungan sebelum digunakan. Luas areal tambak udang di sekitar Teluk Lampung mencapai 1.000 ha hingga 1.500 ha dengan jumlah petambak mencapai 100 orang.

Iwan Sutanto, Ketua Umum Shrimp Club Indonesia, menambahkan, penyebab red tide adalah curah hujan yang tinggi dengan intensitas cukup besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×