kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bukit Asam Bakal Lakukan Due Diligence untuk Peralihan Aset PLTU Pelabuhan Ratu


Kamis, 20 Oktober 2022 / 19:32 WIB
ILUSTRASI. Bukit Asam (PTBA) bakal lakukan due diligence untuk peralihan aset PLTU Pelabuhan Ratu. KONTAN/Fransiskus SImbolon/16/12/2010


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bakal melakukan due diligence untuk peralihan aset PLTU Pelabuhan Ratu dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dalam keterbukaan informasi pada tanggal 20 Oktober 2022, Manajemen PTBA membenarkan adanya penjajakan terkait pelepasan aset PLN yakni PLTU Pelabuhan Ratu ke PTBA.

Sebelumnya, pada 18 Oktober 2022, PTBA dan PLN telah menandatangani Principle Framework Agreement (PFA) yang merupakan perjanjian awal kerjasama untuk pelepasan aset tersebut.

Baca Juga: Soal Jual-Beli Pembangkit Listrik Batubara, Ini Kata Kementerian ESDM

Baik PTBA maupun PLN disebut bakal melakukan due diligence untuk rencana tersebut.

"Perseroan akan melakukan proses due diligence secara komprehensif diantaranya untuk menentukan nilai kewajaran dan dampak terhadap transaksi yang meliputi aspek keuangan, operasional dan hukum (pengukuran atas transaksi afiliasi, benturan kepentingan dan materialitas," ungkap Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie dalam Keterbukaan Informasi, dikutip Kamis (20/10).

 

Apollonius melanjutkan, proses peralihan yang masih berjalan maka peusahaan belum bisa mengungkapkan lebih detail terkait proses terkini. Pasca due diligence dilakukan, maka perusahaan akan menyampaikan informasi yang lebih detail.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×