kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.920   50,00   0,28%
  • IDX 5.680   -141,04   -2,42%
  • KOMPAS100 733   -19,02   -2,53%
  • LQ45 559   -13,71   -2,39%
  • ISSI 197   -4,23   -2,10%
  • IDX30 318   -7,23   -2,22%
  • IDXHIDIV20 392   -8,58   -2,14%
  • IDX80 83   -2,13   -2,50%
  • IDXV30 106   -1,93   -1,78%
  • IDXQ30 103   -2,20   -2,10%

Bulog gaet Aprindo dan Asparindo pastikan pasokan


Senin, 27 November 2017 / 14:04 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog bersama Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia (Aprindo) dan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pendistribusian komoditas pangan pokok, Senin (27/11).

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, penandatanganan ini akan menjadi landasan bagi pelaksanaan kerja sama Bulog dengan mitranya dalam penyediaan komoditas pangan pokok oleh Bulog kepada pedagang pasar tradisional maupun modern di seluruh Indonesia.

"MOU ini juga akan menjadi landasan pendistribusian bahan pangan pokok kepada konsumen dengan mutu yang baik dengan harga yang sesuai dengan acuan pemerintah dalam rangka stabilisasi harga pangan," jelas Djarot.

Sementara itu, Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey pun mengapresiasi adanya kerja sama ini. Dia berharap, melalui kerja sama ini, stok bahan pangan selalu tersedia sehingga pengusaha dapat berdagang dengan baik, tujuan pemerintah dapat tercapai, serta harga pangan dapat terjaga.

Roy menjelaskan, terdapat berbagai segmen konsumen di Indonesia. Di mana seluruh segmen harus dipenuhi kebutuhannya. Apalagi menjelang akhir tahun dan pada saat-saat tertentu biasanya terjadi peningkatan permintaan dan harga.

"Dengan MOU ini diharapkan ketersediaan stok dan harga dapat lebih terukur dan dapat didistribusikan dengan baik," ujar Roy.

Menurut Roy, saat ini di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di bagian Timur, mulai kesulitan mendapatkan beberapa bahan pangan pokok seperti beras, daging, gula serta minyak goreng kemasan sederhana.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh transportasi yang kurang memadai. Dia berharap nantinya Aprindo dan Bulog dapat saling berkoordinasi sehingga kendala ini dapat diselesaikan.

Hal senada pun disampaikan oleh Ketua Umum Asparindo, Joko Setiyanto. Dia berharap kerja sama antara Bulog dan pengusaha pasar ritel dapat terus dilakukan, sehingga harga yang bergejolak dapat ditangani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×