kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Bulog siap mengelola toko tani seluruh Indonesia


Selasa, 21 Juli 2015 / 17:16 WIB


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Upaya pemerintah meredam kenaikan harga-harga kebutuhan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan tengah dipersiapkan. Salah satunya adalah dengan membangun toko tani di seluruh pasar yang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat di Indonesia.

Pembangunan toko tani tersebut akan dilakukan bersamaan dengan upaya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemdag) dalam merevitalisasi 5.000 pasar di seluruh Indonesia. Nantinya di setiap pasar yang dinilai strategis, pemerintah akan membangun toko tani yang dikelola Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog). Terkait hal itu, Bulog sendiri telah menyatakan kesiapannya.

Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti membenarkan bahwa nantinya Bulog akan bekerjasama dengan pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kemtan) dan Kemdag dalam rangka membangun toko tani sebagai titik distribusi di setiap pasar strategis di Indonesia. Ia mengatakan pembangunan toko tani ini bertujuan untuk membangun jaringan pangan di setiap kegiatan ekonomi yang dananya berasal sebagian dari kementerian.

Namun berapa persisnya, Djarot masih belum mengetahuinya. "Nanti toko mini akan kita bangun di pasar yang direvitalisasi Kemdag. Sifatnya, Bulog akan menyewa tempat di sana," terang Djarot pekan lalu.

Kehadiran toko tani ini menurut Djarot sebagai toko penyeimbang harga di pasar setempat sehingga dapat berkontribusi menstabilkan harga di seluruh Indonesia. Bulog yang akan menjadi operator toko tani ini dengan memasok bahan-bahan pokok yang selama ini rentan mengalami kenaikan harga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×