Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) menilai kesepakatan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat menjadi katalis masuknya investasi Eropa ke sektor energi terbarukan Indonesia, termasuk pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tengah program PLTS 100 Gigawatt peak (GWp) yang tengah digenjot pemerintah.
Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari menjelaskan, peluang tersebut semakin besar mengingat Eropa memiliki ketersediaan modal hijau jangka panjang atau patient capital yang besar.
Penurunan tarif barang modal hijau hingga 0% melalui IEU-CEPA, lanjutnya, juga berpotensi menekan biaya investasi proyek energi terbarukan.
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Stimulus PPN untuk Tekan Harga Tiket Pesawat Nataru
"Penurunan tarif tersebut dapat menurunkan capital expenditure (capex), terutama untuk komponen teknologi tinggi yang belum dapat diproduksi di dalam negeri," katanya kepada Kontan, Jumat (2/10/2026).
Selain itu, IEU-CEPA dianggap memberikan kepastian hukum lintas batas yang lebih kuat bagi masuknya foreign direct investment (FDI).
Menurut Mada, investor Eropa juga memiliki mandat yang kuat dalam mendorong transisi energi. Dengan kesiapan ekosistem proyek di Indonesia, sektor ini berpeluang menjadi salah satu portofolio investasi yang menarik bagi fund manager Eropa di Asia Tenggara.
Mada menambahkan, masuknya investasi Eropa juga dapat mendorong peningkatan kualitas dan keandalan sistem PLTS di Indonesia.
Investor Eropa dinilai membawa standar teknologi dan aspek keberlanjutan yang tinggi sehingga berpotensi mempercepat transfer teknologi.
Sejumlah teknologi yang berpeluang berkembang antara lain Battery Energy Storage System (BESS), modernisasi jaringan melalui smart grid, serta integrasi sistem yang memungkinkan PLTS beroperasi secara hibrida.
"Investasi ini bisa mengakselerasi transfer teknologi di komponen yang saat ini masih menjadi bottleneck di Indonesia," kata Mada.
Baca Juga: Sisa Kuota Internet Tak Bisa Hangus? Ini Temuan Kemkomdigi
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














