kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Bulog tengah produksi beras sachet


Rabu, 06 Juni 2018 / 17:28 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama BULOG Budi Waseso menunjukkan beras sachet seharga Rp 2.000 di gedung DPR


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Perum Bulog yang ingin memasuki beras sachet akan segera terealisasi. Pasalnya, Perum Bulog tengah dalam proses memproduksi beras sachet.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo mengatakan, beras sachet yang diproduksi ini berisi beras sebesar 200 gram dan akan dibanderol dengan harga Rp 2.500 per sachet. “Harganya Rp 2.500 per sachet karena berasnya premium,” ujar Imam, Rabu (6/6).

Meski dalam proses produksi, tetapi Imam tidak buru-buru membeberkan kapan rencana beras sachet ini diluncurkan ke publik. Menurutnya, setelah beras sachet ini sudah didistribusikan ke beberapa titik divisi regional Bulog, barulah pihaknya akan menjualnya ke masyarakat.

Namun melihat kesiapan Bulog saat ini, Imam memperkirakan, beras ini sudah bisa didistribusikan pada Juli atau Agustus tahun ini . “Kita akan siapkan di 4 divre di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saya akan tambah beberapa divre di Sumatera. Kalau 4 - 5 divre sudah, kita siap pasarkan ke masyarakat,” tambah Imam.

Sementara itu, Imam pun mengatakan, beras ini akan didistribusikan di warung-warung bahkan di pasar modern. Namun, menurutnya masih perlu ada kerjasama antara Bulog dan pengusaha retail.

Imam berpendapat, jumlah produksi beras sachet ini akan disesuaikan kebdepannya. Akan tetapi, tempat produksinya dilakukan di empat divre yakni di Jakarta, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×