kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.325   92,40   1,12%
  • KOMPAS100 1.163   24,10   2,12%
  • LQ45 834   20,72   2,55%
  • ISSI 297   1,39   0,47%
  • IDX30 431   9,97   2,36%
  • IDXHIDIV20 512   11,68   2,33%
  • IDX80 129   2,77   2,20%
  • IDXV30 139   2,22   1,63%
  • IDXQ30 140   3,87   2,85%

Bulog tingkatkan serapan, HOKI tak khawatir


Rabu, 09 Agustus 2017 / 19:07 WIB
Bulog tingkatkan serapan, HOKI tak khawatir


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah berencana meminta pengusaha penggilingan Jawa Timur untuk memasok beras ke Perum Bulog. Hal tersebut sebagai salah satu upaya stabilisasi harga beras di pasar.

Meski begitu, produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) menilai, upaya pemerintah tidak akan berdampak pada industri beras karena adanya perbedaan kepentingan.

"Ya tidak ada hubungannya, karena kan Bulog dan kami nemeiliki kepentingan yang berbeda. Kalau Bulog untuk stabilisasi harga, sementara kami untuk produksi. Lagi pula, Bulog juga jumlahnya banyak sekali, sementara kami hanya sedikit," tutur Dion Surijata, Investor Relation PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) kepada KONTAN, Rabu (9/8).

Dia menjelaskan, rata-rata produksi beras HOKI yang membawahi merek Topi Koki, per tahunnya hanya berkisar 130.000 ton. Pasokan beras tersebut diambil dari penggilingan-penggilingan kecil yang tersebar di lima wilayah di Indonesia, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. "Dari 5 daerah itu, kami melihat mana yang paling surplus, lalu itu yang akan kami ambil," kata Dion.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×