kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Bulog tingkatkan serapan, HOKI tak khawatir


Rabu, 09 Agustus 2017 / 19:07 WIB


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah berencana meminta pengusaha penggilingan Jawa Timur untuk memasok beras ke Perum Bulog. Hal tersebut sebagai salah satu upaya stabilisasi harga beras di pasar.

Meski begitu, produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) menilai, upaya pemerintah tidak akan berdampak pada industri beras karena adanya perbedaan kepentingan.

"Ya tidak ada hubungannya, karena kan Bulog dan kami nemeiliki kepentingan yang berbeda. Kalau Bulog untuk stabilisasi harga, sementara kami untuk produksi. Lagi pula, Bulog juga jumlahnya banyak sekali, sementara kami hanya sedikit," tutur Dion Surijata, Investor Relation PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) kepada KONTAN, Rabu (9/8).

Dia menjelaskan, rata-rata produksi beras HOKI yang membawahi merek Topi Koki, per tahunnya hanya berkisar 130.000 ton. Pasokan beras tersebut diambil dari penggilingan-penggilingan kecil yang tersebar di lima wilayah di Indonesia, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. "Dari 5 daerah itu, kami melihat mana yang paling surplus, lalu itu yang akan kami ambil," kata Dion.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×