kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BUMA Internasional Grup (DOID) Mencatat Rugi Bersih US$ 61,33 Juta pada 2024


Minggu, 06 April 2025 / 10:20 WIB
BUMA Internasional Grup (DOID) Mencatat Rugi Bersih US$ 61,33 Juta pada 2024
ILUSTRASI. Emiten jasa pertambangan, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) meraih pendapatan neto senilai US$ 1,76 miliar pada akhir 2024. Angka ini berkurang 3,83% year on year (yoy)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten jasa pertambangan, PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) meraih pendapatan neto senilai US$ 1,76 miliar pada akhir 2024. Angka ini berkurang 3,83% year on year (yoy) dibandingkan pendapatan neto perusahaan pada 2023 yaitu US$ 1,83 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan neto DOID terdiri atas penambangan batubara, jasa pertambangan dan penyewaan alat berat. 

Dari sisi pelanggan, PT Indonesia Pratama menjadi kontributor pendapatan neto terbesar bagi DOID pada 2024 dengan capaian sebesar US$ 411,23 juta. Setelah itu, ada PT Berau Coal dan PT Adaro Indonesia yang menyumbang pendapatan neto bagi DOID masing-masing senilai US$ 306,87 juta dan US$ 191,88 juta pada tahun lalu.

Baca Juga: BUMA Internasional (DOID) Tuntaskan Akuisisi Dawson Complex pada Kuartal II-2025

DOID turut membukukan beban pokok pendapatan sebesar US$ 1,60 miliar pada 2024 atau naik tipis 0,63% yoy dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar US$ 1,59 miliar.

Beban usaha DOID juga membengkak 5,84% yoy menjadi US$ 100,12 juta pada 2024, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yakni US$ 94,60 juta.

Hingga akhir 2024, DOID menderita rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$ 61,33 juta. Padahal, pada tahun 2023 lalu emiten ini meraih laba bersih US$ 36,01 juta.

Total aset DOID hingga akhir 2024 tercatat sebesar US$ 1,59 miliar atau menyusut 14,97% yoy dibandingkan total aset emiten ini pada 2023 yaitu US$ 1,87 miliar.

Nilai aset DOID pada 2024 terdiri dari liabilitas sebesar US$ 1,39 miliar dan ekuitas senilai US$ 193,47 juta.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×