kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.930.000   20.000   1,05%
  • USD/IDR 16.230   -112,00   -0,69%
  • IDX 7.214   47,18   0,66%
  • KOMPAS100 1.053   7,20   0,69%
  • LQ45 817   1,53   0,19%
  • ISSI 226   1,45   0,65%
  • IDX30 427   0,84   0,20%
  • IDXHIDIV20 504   -0,63   -0,12%
  • IDX80 118   0,18   0,16%
  • IDXV30 119   -0,23   -0,19%
  • IDXQ30 139   -0,27   -0,20%

Bundamedik BMHS Siapkan Capex Rp200 Miliar pada Tahun 2025


Sabtu, 24 Mei 2025 / 13:52 WIB
Bundamedik BMHS Siapkan Capex Rp200 Miliar pada Tahun 2025
Pemaparan rencana dan kinerja PT Bundamedik Tbk (BMHS).


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bundamedik Tbk (BMHS) mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp200 miliar pada tahun 2025.

Perusahaan bakal menggunakan modal belanja tersebut untuk memperkuat ekspansi layanan kesehatan, termasuk pembangunan fasilitas rumah sakit dan pengadaan alat kesehatan canggih seperti teknologi robotik.

Chief Financial Officer BMHS, Cuncun Wijaya, menjelaskan bahwa perusahaan tengah fokus menambah kapasitas tempat tidur (bed) di beberapa rumah sakit dalam jaringan Bunda Group.

“Saat ini jumlah bed kami sekitar 600, nanti kalau sudah ada penambahan, akan kami publikasikan. Peningkatan jumlah bed ini juga disertai pembangunan fisik di rumah sakit kami,” katanya, Sabtu (24/5). 

Baca Juga: Menilik Strategi Bisnis Panca Budi Idaman (PBID) pada Tahun 2025

Salah satu proyek ekspansi yang sedang berjalan adalah perluasan RSU Bunda Padang yang saat ini masih dalam tahap konstruksi. Selain itu, BMHS juga baru saja menginvestasikan teknologi robotic surgery di RSU Bunda Jakarta.

Meski enggan merinci jumlah rumah sakit baru yang akan dibuka tahun ini, Cuncun memastikan strategi pertumbuhan tetap berfokus pada skala yang terukur dan berkualitas.

BMHS menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih secara tahunan bisa kembali mencapai dua digit seperti tahun sebelumnya. “Kami optimistis bisa mengulang kinerja positif tahun lalu. Apalagi, tahun ini didukung investasi alat canggih seperti robotik,” kata Cuncun.

Terkait pendanaan, mayoritas capex berasal dari dana internal hasil operasional, namun BMHS juga tetap menggandeng perbankan sebagai mitra pembiayaan. Saat ditanya soal kinerja semester II, Cuncun hanya menegaskan, “Tunggu saat earning call kami.”

Baca Juga: VICI Bagikan Dividen Rp70,4 Miliar dan Umumkan Perombakan Direksi serta Komisaris

Selanjutnya: Robert Kiyosaki: Depresi Ekonomi Adalah Peluang Terbaik untuk Jadi Kaya

Menarik Dibaca: 5 Bagian Tubuh Pria Ini Wajib Disentuh Saat Berhubungan Seksual Agar Makin Intim

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004 Digital Marketing for Business Growth 2025 : Menguasai AI dan Automation dalam Digital Marketing

[X]
×