kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45947,15   -9,97   -1.04%
  • EMAS977.000 -1,21%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Cadangan Sakakemang Dievaluasi, Ini Respons Aspermigas


Senin, 16 Mei 2022 / 16:01 WIB
Cadangan Sakakemang Dievaluasi, Ini Respons Aspermigas
ILUSTRASI. Blok Sakakemang.


Reporter: Filemon Agung | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (Aspermigas) mengungkapkan, kondisi yang terjadi pada Blok Sakakemang merupakan contoh risiko tinggi pada eksplorasi migas. 

Seperti diketahui, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama Repsol kini tengah melakukan evaluasi. Proses evaluasi dilakukan untuk memastikan ulang cadangan blok tersebut serta rencana pengembangan ke depan.

Direktur Eksekutif Aspermigas Moshe Rizal mengatakan, kondisi yang terjadi pada Blok Sakakemang menunjukkan bahwa dalam industri migas perhitungan dapat mudah sekali meleset.

"Karena keterbatasan pengetahuan dan teknologi untuk memastikan cadangan yang dapat diproduksi secara ekonomis. Estimasi yang meleset dari perkiraan lumrah dalam industri ini," ujar Moshe kepada Kontan, Senin (16/5).

Baca Juga: SKK Migas Apresiasi Temuan Migas Baru Pertamina Hulu Rokan

Moshe melanjutkan, ketidakpastian penghitungan bahkan juga mungkin terjadi sekalipun sudah menggunakan teknologi yang mumpuni maupun mengikuti prosedur yang ada.

Adapun, untuk ke depannya, Moshe meyakini baik SKK Migas maupun KKKS sudah memiliki perhitungan sendiri untuk keekonomian sebuah proyek.

Asal tahu saja, SKK Migas tak menampik adanya potensi perubahan skenario Plan of Development (PoD) untuk early production Blok Sakakemang yang telah disetujui sebelumnya.  

Deputi Perencanaan SKK Migas Benny Lubiantara mengungkapkan,  sejumlah poin kini tengah didiskusikan guna memastikan PoD produksi awal yang telah disetujui sebelumnya sekitar 500 miliar kaki kubik (bcf) dapat tetap berjalan dengan memperhatikan keekonomian proyek.

Baca Juga: Dorong investasi, sejumlah kerjasama hulu migas diteken antara pemerintah dan KKKS

Benny pun memastikan saat ini belum ada rencana untuk PoD full scale mengingat hasil pengeboran sumur KBD-3X yang tidak sesuai harapan.

"Secara paralel untuk ke depannya berdasarkan hasil ini, tentunya juga akan berpengaruh ke strategi eksplorasi ke depan di Blok ini. Perlu evaluasi dan kajian lanjut untuk penentuan target sumur eksplorasi berikutnya," terang Benny. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×