kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cargill Indonesia keberatan HPP jagung naik


Senin, 20 April 2015 / 20:53 WIB
ILUSTRASI. Fasilitas gudang Vastland Indonesia. Vastland Indonesia (VAST) Hendak Ekspansi Gudang Baru di Tangerang. (DOK. VAST)


Reporter: Mona Tobing | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pengusaha perdagangan komoditas tak happy dengan kenaikan harga pokok pembelian (HPP) jagung. Mereka menilai, menaikkan produktivitas petani tak semata-mata dilakukan dengan menaikkan harga komoditas. Padahal, kualitas dan kepastian pasar bagi petani juga penting. 

CEO Cargill Indonesia, Jean Louis Guillou mengatakan, kebutuhan akan jagung nasional terus naik. Hal ini turut sejalan dengan berkembangnya selera masyarakat Indonesia mengkonsumsi daging ungas seperti ayam. Alhasil, kebutuhan akan pakan ternak pun naik. Sebagai bahan baku untuk pakan ternak, jagung diburu tidak hanya oleh produsen pangan tapi juga pakan ternak.

Kondisi ini diyakini Jean membuat petani semangat untuk menanam jagung. Hanya saja persoalan yang dihadapi di lapangan adalah kualitas tanaman yang dihasilkan.

"Mereka terkendala karena mahalnya bibit dan pupuk. Ini persoalan ongkos. Kalau mereka mau tanam pasti tanam. Tapi darimana modal yang mereka dapat, itu persoalannya," ujar Jean kemarin (19/4) usai acara World Economic Forum (WEF) di Hotel Pullman.

Lebih lanjut, Jean mengusulkan alangkah lebih baik jika pemerintah tidak sekedar menaikan HPP jagung tapi melupakan hal penting seperti kualitas dan kepastian pasar bagi petani.

Presiden Joko Widodo memutuskan harga pembelian pemerintah untuk jagung basah pipilan atau baru panen Rp 2.000 per kilogram dan jagung pipilan kering Rp2.700 per kg.Keputusan ini diambil saat Presiden turut serta dalam kegiatan panen raya jagung di Dompu, Nusa Tenggara Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×